nasional

Aneh! Setelah Mahasiswi Bercadar di Bully, Netizen Bingung Kenapa Korban Minta Maaf

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 09:53 WIB
tangkapan layar video klarifikasi korban yaitu Cintria mahasiswi UIN Jambi (Twitter/@Pai_C1)

FAJARNUSA.COM—Momen dramatis seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi yang menjadi korban bully oleh sekelompok mahasiswa laki-laki telah membuat heboh di media sosial.

Dalam video yang terekam dan viral di akun Instagram @majeliskopi08 pada Kamis, terlihat mahasiswi bernama Cintria, mengenakan cadar, tengah berada dalam lift bersama temannya yang mengenakan jilbab coklat.

Mereka berupaya turun dari lift, namun sekelompok mahasiswa laki-laki mengganggu dengan sengaja menekan tombol buka lift, sembari tertawa kegirangan.

Baca Juga: Aksi Bully Mahasiswi Bercadar di UIN Jambi, Korban Digoda Saat di Lift, Netizen Geram Lihatnya

Video ini menuai kecaman dari netizen, yang merasa perbuatan tersebut adalah bentuk bullying yang tidak pantas.

Cintria sendiri mengatakan bahwa pihak kampus telah memanggil pelaku pada Jumat, 13 Oktober 2023, dan memberikan sanksi berupa peringatan dan nasihat.

Ia juga diminta untuk membuat surat pernyataan bersalah karena telah memviralkan insiden tersebut, yang dianggap merusak nama baik kampus.

Baca Juga: Kris Dayanti Dorong Pemerintah, Fokus pada Kedaulatan Pangan untuk Cegah Stunting

Wakil Rektor UIN Jambi, Bahrul Ulum, menegaskan bahwa pihak kampus tidak menganggap perbuatan tersebut sebagai bullying yang melibatkan sentuhan fisik.

“Kita sudah kasih teguran. Nanti kalau pelaku melakukan hal serupa, akan dilakukan tindakan skorsing. Karena kampus punya kode etik mahasiswa,” kata dia melalui sambungan telepon.

Meskipun demikian, kampus memiliki kode etik mahasiswa dan sanksi akan diberikan secara berjenjang, termasuk skorsing jika pelaku melakukan tindakan serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Setelah Umumkan Sekuel Barunya, Troublemaker Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action

Surat pernyataan bersalah yang diminta oleh kampus bukan karena Cintria menjadi korban bullying, melainkan karena dia sebagai pelaku yang memviralkan aksi bullying tersebut.

Cintria menyatakan penyesalannya atas viralnya video tersebut dan menyebut bahwa ia tidak menyangka akan menjadi begitu populer di media sosial.

Meski perbuatan mahasiswa dalam video tersebut dianggap tidak terlalu parah, Cintria awalnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak fakultas.

Halaman:

Tags

Terkini