FAJARNUSA.COM—Geger terjadi di media sosial ketika Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengumumkan pemenang lomba sayembara desain logo mereka, yang ternyata bukan dari kalangan umum seperti yang diharapkan.
Awalnya, Barantin mengadakan lomba sayembara logo yang seharusnya terbuka untuk semua.
Namun, dalam pengumuman resmi melalui akun @Barantan_RI, pemenangnya adalah Andi Yusmanto, yang tak lain adalah Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.
Baca Juga: Alasan Dibalik Luna Maya Larang Terima Gift saat Live TikTok, Ingin Sindir Seleb TikTok Ini
Kontroversi pun meletus di dunia maya. Banyak netizen yang mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap hasil pengumuman ini.
“Badan Karantina Indonesia (Barantin) bikin sayembara logo berhadiah Rp 10 juta dengan spirit “menjaring masukan dari masyarakat” tapi yang menang ORANG DALAM” kata akun X @Heraloeb@***
Salah satu netizen, @ranarenjana_, menyatakan bahwa jika hasilnya seperti ini, seharusnya tidak perlu ada kompetisi, dan tujuannya menjadi kabur.
Baca Juga: McDonald's Ramaikan Hari Belanja Online, Hadirkan Promo Menarik 10.10! Buruan Cek
Beberapa netizen juga merasa bahwa hal ini menggambarkan kurangnya transparansi dalam kompetisi semacam ini.
Akun @haadi_mu*** bahkan berujar, "Inspirasi untuk para desainer logo jikalau sayembara dari pemerintah."
“Kalo diseragamkan gaperlu ada kompetisi kalo gitu. Gini kan jadi kebaca tujuannya apa” ungkap akun @ranarenjana_
Baca Juga: Beberapa Tips Agar Kolong Tempat Tidur Kamu Tetap Bersih
“Huum klo dari kasus ini akhirnya yg kepilih desain itu lagi itu lagi, bisa sih jd ide pemerintuh buat seragamin. Percuma bgt anggaran gede2, kan tinggal minta file tetangga, editnya pesen lwt shopee, jadi bruh ga wasting time & money,” ungkap akun lainnya.
“Inspirasi untuk para desainer logo jikalau sayembara dri pmrentach,” kata akun @haadi_mu***
“Kukira lomba logo. Termyata lomba standup comedy,” tulis @argyaarief.