FAJARNUSA.COM—Sebuah video viral menunjukkan seorang anak SD dengan senang hati membawa bekal nasi dengan lauk ulat ke sekolahnya. Adegan ini menarik perhatian banyak orang.
Dalam video tersebut, anak itu terlihat begitu ceria sambil menunjukkan bekalnya kepada guru di sekolah.
Guru tersebut tidak bisa menyembunyikan kebingungannya dan berkomentar bahwa ini adalah tindakan yang sangat aneh.
Baca Juga: Lampaui target Awal Tahun, Kunjungan turis Asing ke Indonesia Mencapai 7,4 Juta Kunjungan
Seorang guru pria dengan heran mengatakan, "Uler iki. Kebangetan, tahun 2023 kok lauknya masih ulet."
Guru tersebut kemudian bertanya, "Biduran gak?" Anak itu menjawab dengan polos, "Enggak, tadi malam saya makan."
Namun, bagi masyarakat suku Kamoro di Papua, makanan ini bukanlah hal yang aneh.
Baca Juga: Belum Seminggu Dibersihkan, Pantai Cibutun Sukabumi Kembali Dipenuhi sampah
Ulat sagu merupakan hidangan khas yang dianggap sehat karena kandungan nutrisinya yang tinggi, terutama vitamin.
Ulat sagu biasanya ditemukan hidup di batang sagu. Kelezatannya, menurut kepercayaan suku Kamoro, datang dari telur yang menetas setelah batang pohon sagu membusuk, menyebabkan banyaknya kumbang yang bertelur di sana.
Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, 100 gram ulat sagu mentah mengandung air sebanyak 65,9 gram, energi sekitar 241 Kal, protein 5,8 gram, lemak 21,6 gram, karbohidrat 5,8 gram, serat 2,8 gram, abu 0,9 gram, serta berbagai mineral seperti kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, tembaga, zinc, thiamin (Vit. B1), riboflavin (Vit. B2), dan niasin.
Sementara anak ini mungkin membuat orang terkejut dengan pilihannya, ia mungkin tahu sesuatu tentang nilai gizi ulat sagu yang belum banyak orang ketahui. *