nasional

Kotoran Hewan Dijadikan Energi Listrik, Memang Bisa??

Minggu, 24 September 2023 | 11:04 WIB
Sampah dari kotoran hewan jadi listrik (foto: gdm.id)

FAJARNUSA.COM — Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menjadi taman konservasi pertama yang memiliki program Waste to Energy (WTE) dan juga Learning Center mengenai pengolahan sampah.

TMR secara mandiri mampu mengubah limbah organik terutama kotoran hewan, menjadi gas dan tenaga listrik.

Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati mengatakan setiap harinya TMS ragunan olah hampir 2 ton sampah yang diantaranya berasal dari kotoran hewan (kotoran hewan berasal dari gajah, kapibara, banteng, dan nilgai) dan sampah organik lainnya. Sampah ini belum merupakan sisa yang belum bisa dikelola oleh Taman Margasatwa Ragunan.

Baca Juga: TNI Gelar Pameran Alutista Di Monas, Jelang Menyambut HUT Ke-78 TNI

“Kita per hari bisa menghasilkan sembilan meter kubik sampah. Kalau sampah organik bisa sampai tujuh meter kubik. Sisanya sampah yang tidak bisa kita kelola,” kata Endah di Taman Margasatwa Ragunan, Selasa (19/9/2023).

Manajer Head of External Paiton Energy Bambang Jiwantoro mengatakan, program WTE dan Learning Center di TMR diresmikan bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-159 TMR pada 19 September 2023. Kedua program tersebut hasil kerja sama TMR dengan PT Paiton Energy melalui program Waste to Energy CSR Project.

Untuk pengeloaan sampah plastik, pengelola memiliki bank sampah. Mereka juga bekerja sama dengan Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta.

Baca Juga: Kebakaran TPA Kopi Luhur, Gas Yang Keluar Dari Dalam Tumpukan Sampah

Sementara untuk kotoran hewan, diolah melalui waste to energy (WTE). Endah menjelaskan, 2 ton sampah tersebut akan menghasilkan listrik sebesar 234 kWh.

Listrik yang dihasilkan mesin pengelola sampah tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan di ruang Learning Center dan mesin biodigister. Yang menjadi bagian program bertajuk WTF.

**

Tags

Terkini