FAJARNUSA.COM (BANDUNG) ‐ Menjelang momen besar perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan, Polres Cimahi mengambil langkah proaktif dengan memperkuat kolaborasi bersama komunitas ojek online (ojol). Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap kondusif.
Wakil Kepala Polres Cimahi, Kompol Rizki Syawaludin Akbar, didampingi Kasat Binmas AKP Sipto Dwi Laksono, mengikuti pertemuan virtual serentak bersama Kapolda Jawa Barat pada Jumat (13/2). Forum daring ini menjadi jembatan komunikasi antara aparat kepolisian dan para mitra pengemudi ojol di lapangan.
Sinergi Informasi di Lapangan
Baca Juga: UICI dan KSPSI Jalin Kerja Sama: Pekerja Kini Bisa Kuliah Digital Sambil Kerja
Kompol Rizki menekankan bahwa informasi dari para pengemudi ojol sangat krusial. Sebagai pihak yang setiap hari berada di jalanan, komunitas ojol dianggap sebagai "mata dan telinga" tambahan bagi kepolisian.
"Kegiatan ini menjadi ajang berbagi informasi. Kami dapat menindaklanjuti laporan dari rekan-rekan ojol untuk menjaga harkamtibmas," ujar Kompol Rizki.
Ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah pengamanan menjelang Imlek dan persiapan ibadah puasa agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan tenang.
Baca Juga: Sengketa Huta Lumban Silo Memanas: Martua Sitanggang Bakal Digugat ke PN Balige
Menekan Penyalahgunaan Atribut
Perwakilan komunitas ojol, Amie, menyambut baik intensitas komunikasi ini. Menurutnya, koordinasi rutin dengan Polres Cimahi sangat efektif untuk meminimalisir tindak kejahatan yang sering kali mencatut nama atau atribut ojek online.
“Alhamdulillah komunikasi berjalan intens, termasuk menyikapi adanya oknum yang menyalahgunakan atribut ojol,” ungkap Amie.
Baca Juga: Demo Pemekaran Luwu Raya Memanas: Massa Blokade Jalan dan Ancam Tutup Ritel Modern
Selain menjaga keamanan, Amie juga menyoroti peran sosial komunitas ojol yang kerap terjun langsung sebagai relawan bencana, seperti pada kejadian longsor di wilayah setempat. Ia berharap ke depannya pihak kepolisian dan pemerintah terus mendukung pembinaan ekonomi komunitas, seperti dukungan terhadap warung dan bengkel binaan ojol.
Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan wilayah Cimahi dan KBB tetap aman dari potensi gangguan keamanan selama masa perayaan hari besar keagamaan mendatang.
(**)
Artikel Terkait
Banjir Kritik, Program Gebyar Pendapatan Sulsel 2026 Jadi Sorotan: Hadiah Mewah vs Jalan Rusak
Jangan Abaikan Surat DJP, PMK 111/2025 Tegaskan Sanksi dan Prosedur Pengawasan Terbaru
Geger Dugaan 'Uang Pelicin' Rp55 Miliar APBD Cirebon, LSM Ancam Demo Besar Jika Ketua DPRD Bungkam
Dugaan Skandal Tambang Emas Tumpang Pitu: Abdullah Azwar Anas Dilaporkan Pegiat Anti Korupsi
Kepala KPP Banjarmasin Kena OTT KPK, Terungkap Rangkap Jabatan di 12 Perusahaan: Ini Respons DJP