FAJARNUSA.COM - Pihak SMK Negeri 1 Rembang akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait video viral yang melibatkan salah satu siswanya, CA, yang diduga mengalami perundungan oleh seorang pria saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025 sore di rumah pribadi siswa yang bersangkutan.
Pihak sekolah menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian yang menimpa CA, yang merupakan seorang siswa penyandang disabilitas.
Baca Juga: Detik-detik Banjir Bandang Terjang Guci Tegal, Pancuran 5 dan 13 Dilaporkan Rusak Parah
Sekolah menegaskan komitmennya dalam menolak segala bentuk perundungan, baik secara langsung maupun di ruang digital.
Tujuan Video Diunggah
Berdasarkan keterangan pihak sekolah, video tersebut awalnya diunggah oleh CA sendiri dengan tujuan untuk menghentikan perlakuan tidak menyenangkan yang kerap ia terima.
Selama ini, korban dilaporkan sering mengalami perundungan dari pengguna media sosial saat melakukan siaran langsung.
Meskipun video tersebut kini telah diprivat oleh korban, fakta menunjukkan bahwa rekaman tersebut telah disalin dan disebarluaskan oleh pihak lain.
"Penyebaran ulang, pencarian identitas, maupun penghakiman di ruang digital bukanlah solusi, dan justru berpotensi memperburuk kondisi anak," tulis pernyataan resmi dari SMK Negeri 1 Rembang yang diterima redaksi.
Baca Juga: Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin Sapa Pelanggan di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan
Fokus pada Psikologis Siswa
Saat ini, SMK Negeri 1 Rembang telah mengambil langkah konkret dengan melakukan pendampingan kepada CA dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.
Artikel Terkait
Bupati Lucky Hakim Berikan Penghargaan Kepada Rizal, Disabilitas Hasilkan Tiga Buku
Cegah Kekerasan dan Perundungan, MPLS SMPN 4 Sindang Gandeng Diskominfo Angkat Isu Etika Digital
Pemkab Cirebon Perkuat Pendidikan Inklusif Penyandang Disabilitas Melalui Pengembangan ULD
Pemkot Cirebon Dorong Ekosistem Ramah Disabilitas dan Kesejahteraan Sosial