Bicara soal Kualitas, Bulog Pastikan Beras SPHP Masih Aman dan Layak Dikonsumsi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 5 September 2025 | 16:10 WIB
Foto ilustrasi beras - Bulog pastikan berasnya masih aman dan layak dikonsumsi.  (Freepik/Freepik)
Foto ilustrasi beras - Bulog pastikan berasnya masih aman dan layak dikonsumsi. (Freepik/Freepik)

FAJARNUSA.COM - Perum Bulog memastikan bahwa kualitas beras yang disalurkan untuk memenuhi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap layak dikonsumsi.

“Dari total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikuasai Bulog, yaitu 3,9 juta ton beras, terdapat beras yang mendapatkan prioritas untuk segera dilakukan langkah reproses,” kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto melalui keterangan resminya pada Jumat, 5 September 2025.

Reproses sendiri merupakan upaya yang dilakukan agar kualitas beras tetap terjaga.

Baca Juga: Ihwal 17 Plus 8 Tuntutan, Menteri Bahlil Sebut Respons Terukur Jadi Kunci Jawab Aspirasi Rakyat

Sehingga nantinya, saat beras SPHP mulai disalurkan ke masyarakat, masih layak untuk dikonsumsi.

Beras yang mengalami reproses dari Bulog, menurut Suyamto adalah sekitar 0,1 persen dari seluruh total yang dikelola oleh Bulog.

Seperti laporan sebelumnya, Bulog sendiri mengelola 3,9 juta di mana 2,95 juta ton di antaranya merupakan hasil dari petani lokal dan sisanya merupakan pengadaan luar negeri ketika penugasan pemerintah di akhir tahun 2024.

Baca Juga: Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, KAI Daop 3 Cirebon Tambah Tiket KA Gunungjati dan Cakrabuana

Mengenai kualitas beras yang masih layak dikonsumsi, hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal.

“Bulog memastikan seluruh beras yang disalurkan selalu melalui pemeriksaan yang ketat, baik kuantitas maupun kualitasnya,” ujar Rizal dalam keterangannya kepada media pada Jumat, 5 September 2025.

“Kami berkomitmen agar beras yang diterima masyarakat dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” tegasnya.

Baca Juga: Peringati Hari Pelanggan Nasional, IFG Hadirkan Solusi Digital untuk Nasabah Aplikasi Asuransi One by IFG

Untuk memantau kualitas beras, Rizal membeberkan jika uji laboratorium dilakukan secara rutin.

Ia menyatakan bahwa uji laboratorium terakhir dilakukan pada Agustus 2025 oleh PT Saraswati Indo Genetech dan PT Sucifindo.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X