Aliansi Masyarakat Tertindas Lumajang Gelar Aksi Solidaritas untuk Affan Kurniawan

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:21 WIB
Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tertindas Lumajang menggelar aksi solidaritas untuk almarhum Afan Kurniawan di depan Polres Lumajang (Foto : Dani Febri)
Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tertindas Lumajang menggelar aksi solidaritas untuk almarhum Afan Kurniawan di depan Polres Lumajang (Foto : Dani Febri)

FAJARNUSA.COM - Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tertindas Lumajang menggelar aksi solidaritas untuk almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam peristiwa tragis beberapa waktu lalu.

Aksi yang berlangsung pada Sabtu, (30/8/2030) malam itu dipusatkan di depan Polres Lumajang dengan menyalakan seribu lilin, doa bersama, serta pelaksanaan sholat ghaib.

Tak hanya masyarakat umum, puluhan pengemudi ojek online dari berbagai komunitas di Lumajang juga hadir dan ikut larut dalam suasana duka.

Baca Juga: Presiden Harus Segera Evaluasi Aparat, Bukan Salahkan Rakyat

Mereka bergabung dengan membawa atribut jaket ojek online masing-masing, sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk almarhum yang dikenal sebagai sosok ramah dan pekerja keras.

Koordinator lapangan aksi, Dani Febri, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada rekan sejawat almarhum.

“Malam ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, tetapi juga sebagai tanda solidaritas masyarakat Lumajang. Beliau adalah bagian dari kita semua, seorang pejuang jalanan yang mencari nafkah dengan cara halal,” ujarnya.

Baca Juga: Kekacauan di Indonesia di Picu dari Tiga Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya

Dalam aksi yang berlangsung khidmat itu, suasana haru menyelimuti peserta. Nyala lilin memenuhi halaman depan Polres Lumajang, sementara doa-doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Beberapa peserta aksi juga membawa poster dan spanduk bertuliskan pesan keadilan, sebagai pengingat agar peristiwa serupa tidak terulang.

Aliansi Masyarakat Tertindas Lumajang menekankan, kegiatan ini bukan hanya bentuk duka, tetapi juga peringatan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk lebih memperhatikan keselamatan serta perlindungan masyarakat kecil.

Baca Juga: Dorong IKM Otomotif Masuk Rantai Pasok Global, Kemenperin Andalkan Material Center Purbalingga

“Kami ingin tragedi ini tidak sekadar menjadi berita duka, tapi juga momentum agar negara hadir melindungi rakyatnya,” tambah Dani.

Aksi solidaritas tersebut berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dengan doa penutup.

Puluhan pengemudi ojek online yang hadir mengungkapkan rasa kehilangan mendalam dan berharap semangat kebersamaan ini terus hidup demi memperjuangkan keadilan bagi mereka yang tertindas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X