Tanggapan Bupati Pati Sudewo soal Desakan Mundur: Pembelajaran bagi Saya

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 07:46 WIB
Bupati Pati, Sudewo menolak mundur dari jabatannya dan bicara soal pembelajaran terkait aksi demonstrasi. ( Instagram/humaspati)
Bupati Pati, Sudewo menolak mundur dari jabatannya dan bicara soal pembelajaran terkait aksi demonstrasi. ( Instagram/humaspati)

FAJARNUSA.COM - Bupati Pati, Sudewo, menegaskan tak akan mundur dari jabatannya meski massa menggelar aksi demonstrasi menuntut dirinya lengser. 

Ia menyebut bahwa jabatan yang diembannya diperoleh melalui proses demokratis, sehingga tidak bisa dilepaskan hanya karena desakan massa.

"Saya kan dipilih oleh rakyat secara konstitusional dan secara demokratis jadi tidak bisa saya harus berhenti dengan tuntutan itu. Semuanya ada mekanisme," ujar Sudewo kepada wartawan di Kantor Bupati Pati, Rabu 13 Agustus 2025.

Baca Juga: 4 Tren dan Kebiasaan Liburan ala Gen Z, Salah Satunya Bergantung Rekomendasi Influencer

Sudewo juga menghormati langkah politik yang diambil DPRD Pati terkait hak angket terhadap kepemimpinannya. 

"Hak angket yang dimiliki DPRD, jadi saya menghormati hak angket tersebut," tuturnya.

Ia menilai demonstrasi yang terjadi menjadi pelajaran penting, baik untuk dirinya maupun masyarakat Pati. 

Baca Juga: Atur Keamanan Perdagangan Kripto, OJK Kini Terapkan Prinsip Zero Trust

"Pembelajaran bagi seluruh masyarakat Pati untuk menjaga soliditas, saya harap ini jadi pembelajaran bagi warga Pati dan pembelajaran bagi saya," kata Sudewo.

Gelombang protes ini dipicu kebijakan Sudewo yang sempat menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. 

Bahkan, ia sebelumnya menantang warga yang tidak setuju untuk melakukan demo besar-besaran. 

Baca Juga: Mengulik Kandungan Bahan Aktif pada Obat Nyamuk: Seberapa Aman untuk Kesehatan?

Meski telah meminta maaf dan membatalkan kenaikan PBB, massa tetap melanjutkan aksi protes.

Bupati Sudewo sendiri baru dilantik pada 18 Juli 2025. Namun, belum genap sebulan memimpin, ia sudah menghadapi tekanan yang cukup besar, termasuk desakan untuk mundur dari jabatannya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X