FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyalurkan santunan kepada warga terdampak bencana longsor di kawasan Gunung Kuda, yang terjadi pada akhir Mei 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (6/8/2025).
Bupati Cirebon Imron mengatakan, santunan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia, korban luka, serta warga yang kehilangan pekerjaan akibat bencana tersebut.
“Masih ada empat orang yang belum ditemukan. Keluarganya juga menerima santunan,” kata Imron.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Nyatakan Komitmennya dalam Mendukung Gerakan PKK di Peringatan HKG PKK ke-53
Ia menyampaikan terima kasih kepada Bank BJB, yang ikut menyalurkan bantuan senilai total Rp70 juta untuk para korban.
Menurut Imron, aktivitas di kawasan terdampak longsor masih belum dibuka hingga saat ini, karena berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Di wilayah Gunung Kuda tidak ada aktivitas, karena belum dibuka kembali,” ujarnya.
Bagi warga yang kehilangan mata pencaharian, Imron mengatakan, bahwa pihaknya akan menyiapkan program bantuan melalui Dinas Sosial.
“Kita akan bantu lewat program UMKM atau solusi ekonomi lainnya,” ucapnya menambahkan.
Tidak hanya membantu korban, ia pun mendorong evaluasi aktivitas pertambangan di wilayah rawan.
Ia berharap, ke depan, keselamatan kerja di sektor tambang bisa lebih diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang.
Pemkab Cirebon juga terus membuka jalur komunikasi dengan para keluarga korban untuk pendataan bantuan lanjutan.
“Kami ingin masyarakat yang terdampak, tetap kuat dan tidak merasa sendiri. Pemerintah hadir bersama mereka,” tegasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Hadir Bagi Keluarga Korban Tragedi Longsor Gunung Kuda
Pemkab Cirebon Gerak Cepat Tangani Tragedi Longsor Tambang Gunung Kuda
Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah, Total 19 Orang Dinyatakan Meninggal
Wabup Jigus Berikan Bantuan untuk Korban Longsor Gunung Kuda
9 Fakta Kejadian Longsor Galian C di Kawasan Gunung Kuda Kabupaten Cirebon