Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR): Audiesni Terkait Relokasi Pasar Tanah Merah Belum Menemukan Titik Terang

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 9 Juli 2025 | 12:45 WIB
Audiensi Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) dengan Diskoumdag terkait permasalahan Pasar Tanah Merah (Sumber: Foto Dani Febri)
Audiensi Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) dengan Diskoumdag terkait permasalahan Pasar Tanah Merah (Sumber: Foto Dani Febri)

FAJARNUSA.COM (Bangkalan) - Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) mendatangi kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, guna melakukan audiensi terkait relokasi pasar yang baru dan permasalahn Pasar Tanah Merah di Kabupaten Bangkalan.

Audiensi tersebut di hadiri oleh Plt Diskoumdag Ach. Siddik, Bersama sekretarisnya, Kepala Pasar Tanah Merah, Kepala Pasar Patemon dan Kepala Pasar Blega, serta para pengurus Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah yang peduli terhadap kondisi pasar yang ada di Kecamatan Tanah Merah tersebut.

Royhan selaku Sekbid advokasi mengutarakan bahwasanya tujuan kami kesini yang pertama untuk silaturahmi kepada Diskoumdag dan yang kedua untuk audiesi terkait Pasar Tanah Merah.

Baca Juga: Wali Kota Pimpin Patroli Jam Malam Pelajar dan Razia Miras Secara Edukatif

“kami membawa tuntutan yang pertama untuk segera memberi kejelasan terkait relokasi Pasar Tanah Merah yang baru sebelah utara, yang kedua segera melakukan sosialisasi dan musyawarah tokoh setempat apabila belum di lakukan dan yang ketiga untuk melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di luar atau berdempetan dengan jalan raya yang merugikan para pedagang yang berjualan di dalam dan menyebabkan kemacetan,” pungkasnya.

Plt Diskoumdag Ach. Siddik menanggapi terkait tuntutan tersebut. “Sebenenenya terkait relokasi Pasar Tanah Merah yang baru kami sudah berupaya secepat mungkin untuk segera merelokasinya, akan tetapi untuk merelokasi pasar yang baru kami membutuh kan tim dan tim tersebut harus di berikan sk dan membutuhkan anggaraan, dan kami menunggu perintah dari bapak bupati,” ucapnya.

Lebih lanjut Siddik mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa bertindak mendahului Bupati dan kami masih harus merenovasi terkait kerusakan bangunan yang sebagian rusak dan kurangnya ruko sekitar 100.

Baca Juga: Untung-Rugi Penggunaan Mobil Hybrid: Irit Bahan Bakar vs Kompromi Harga

“Kemudian terkait sosialisasi kami hampir setiap hari mensosialisaasikan terkait akan di pindahkan pasar yang lama ke gedung pasar yang baru.” pungkasnya.

Royhan selaku Sekbid advokasi mengutarakan bahwasanya kami Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah Siap Mengawaal dan membantu terkait rekolasikan Pasar Tanah Merah.

Akan tetapi audiesni yang di lakukan Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah ini masih belum menemukan titik terang terkait kejelasan relokasi pasar tanah merah yang baru tersebut. **

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X