Tertinggal Barang dalam Kereta Api, Rafael Anak Pengacara Kondang Toni RM Gunakan Layanan Lost and Found, Tablet Kembali

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 16 Juni 2025 | 18:09 WIB
Tablet milik Rafael anak dari Pengacara kondang Toni RM yang tertinggal di kereta api berhasil dikembalikan  (Dok. KAI Daop 3 Cirebon)
Tablet milik Rafael anak dari Pengacara kondang Toni RM yang tertinggal di kereta api berhasil dikembalikan (Dok. KAI Daop 3 Cirebon)

FAJARNUSA.COMKAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa kereta api, tidak hanya sebatas pelayanan pengangkutan orang ataupun barang agar selamat, aman dan nyaman sampai tempat tujuan. Namun juga memberikan Layanan Lost and Found yaitu pelayanan kepada pengguna jasa KA yang kehilangan atau ketinggalan barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun.

Menurut Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, layanan Lost and Found KAI Daop 3 Cirebon dilaksanakan oleh para petugas yang mempunyai tanggungjawab dan berintegritas tinggi, sehingga dapat memberikan rasa tenang kepada penumpang KA yang mengalami kehilangan atau ketinggalan barang yang sangat memungkinkan untuk bisa diketemukan kembali.

“Bagi para pengguna jasa kereta api yang merasa kehilangan barang, baik saat di dalam kereta api maupun di sekitar lingkungan stasiun, dapat melaporkan barang yang hilang tersebut kepada kondektur yang sedang berdinas di dalam KA, ataupun petugas pengamanan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang sedang berdinas di stasiun, serta dapat melalui Contact Center KAI 121,” ujar Muhibbuddin.

Baca Juga: Duduk Perkara Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut usai Kini Keputusannya Diambil Alih Presiden Prabowo

Setelah penumpang KA melakukan pelaporan kehilangan barang, selanjutnya KAI akan melakukan pencarian barang tersebut.

Apabila barang tersebut dapat ditemukan saat itu juga, akan langsung dikembalikan kepada pelapor. Dan jika barang belum bisa ditemukan, akan dilakukan konfirmasi melalui telepon kepada pelapor terkait progres penanganan barang hilang tersebut.

Dalam hal penemuan barang di dalam KA ataupun di lingkungan stasiun, KAI akan langsung memberikan pengumuman atas penemuan barang tersebut melalui pengeras suara.

Baca Juga: Menikah Hari Ini, Al Ghazali Ternyata Sudah Yakin Alyssa Daguise Bakal Jadi Istrinya Sejak Pertemuan Pertama

Jika setelah dilakukan pengumuman, tidak ada pihak yang mengambil barang, maka barang akan disimpan di pos pengamanan stasiun. Selanjutnya barang yang ditemukan tersebut akan diberi label barang temuan, serta diverifikasi dan diinput datanya ke dalam Data base Lost and Found yang dimiliki oleh KAI.

“Dengan melakukan penginputan barang temuan tersebut ke dalam Data base Lost and Found, diharapkan dapat mempermudah dalam pencarian barang hilang sesuai dengan ciri maupun spesifikasi barang yang telah dilaporkan oleh para penumpang maupun calon penumpang KA. Sistem pendataan lost and found KAI sudah terhubung secara online dan bisa diakses di berbagai stasiun, sehingga pelapor yang merasa kehilangan barang dapat melaporkan barang tersebut di seluruh stasiun,” tambahnya.

Dari Januari 2025 hingga saat ini, KAI Daop 3 Cirebon telah mencatat 181 kasus penemuan barang tertinggal baik di stasiun maupun di dalam rangkaian KA.

Baca Juga: MTQH ke-39 Jawa Barat Resmi Dibuka, Kota Cirebon Targetkan Masuk 10 Besar

Jenis barang yang tertinggal, mulai dari laptop, tablet, nintendo switch, koper, dompet, surat-surat penting, uang tunai, ponsel, smartwatch hingga emas. Nilai estimasi barang tersebut mencapai 369 juta rupiah. Seluruh penemuan barang tertinggal telah dikembalikan kepada pemiliknya.

Terbaru, KAI Daop 3 Cirebon berhasil mengamankan barang berupa Tablet milik Rafael anak pengacara kondang Toni RM yang tertinggal di KA Cakrabuana. Kejadian bermula ketika Toni RM bersama anaknya naik KA Cakrabuana relasi Gambir – Purwokerto pada Selasa malam (10/6).

Saat turun di Stasiun Jatibarang, merasa barang bawaannya tertinggal di dalam kereta, kemudian melaporkan kepada Security Stasiun Jatibarang yang selanjutnya meneruskan laporan kepada Pengamanan Stasiun Cirebon.

Baca Juga: Pemkot Cirebon Dukung Pelestarian Budaya Lewat Kirab Haul Pangeran Pulasaren

Pada saat yang bersamaan Petugas Pengamanan KA Cakrabuana menemukan barang yang tertinggal di kereta eksekutif 4 nomor 6 d dan menyerahkan ke Pos Pengamanan Stasiun Cirebon.

Tablet tersebut kemudian dikirimkan kembali ke Stasiun Jatibarang melalui Petugas Pengamanan KA Jayakarta. Setelah mendapat kabar barang telah ditemukan, staf Pengacara Toni RM pada Rabu (11/6) lalu mendatangi Stasiun Jatibarang untuk penyerahan Tablet yang tertinggal.

“Tidak hanya respon cepat, integritas yang tinggi juga wajib dimilki oleh para petugas KAI di lapangan. Berkat integritas dan kesigapan para petugas, barang yang tertinggal di kereta dapat ditemukan dan kembali ke tangan pemilik dengan utuh,” kata Muhibbuddin.

Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia Penuhi Undangan Langsung Vladimir Putin, Pertemuan untuk Perkuat Kerja Sama dan Kemitraan

Sebagai salah satu moda transportasi favorit bagi masyarakat, KAI pun mengimbau para penumpang agar tidak membawa barang bawaan yang berlebihan dan menjaga barang bawaannya agar tidak tertinggal di stasiun maupun dalam rangkaian kereta.

“Pastikan kembali seluruh barang bawaan yang ada di area tempat duduk dan bagasi agar tidak tertinggal,” tutup Muhibbuddin. **

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X