FAJARNUSA.COM -- Beberapa waktu terakhir kabar membludaknya para pencari kerja saat acara job fair di Bekasi bulan Mei 2025 menarik perhatian.
Tak hanya situasi job fair, selanjutnya pernyataan salah satu HRD viral di media sosial.
Seseorang yang mengaku HRD tersebut mengungkapkan bahwa acara job fair adalah formalitas yang digelar oleh perusahaan.
Baca Juga: Proses Hukum Tetap Berjalan, Meski 16 Mahasiswa Trisakti Telah Dipulangkan Usai Ricuh Demo
Menanggapi pernyataan yang terlanjur viral tersebut, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer mengungkapkan bahwa itu adalah pernyataan yang tak bertanggung jawab.
“Itu pernyataan yang nggak bertanggung jawab, formalitas, saya minta HRD-nya untuk segera dipecat,” ujar Wakil Menteri yang kerap disapa Noel itu kepada media pada Jumat, 30 Mei 2025.
“Pernyataannya kurang ajar segitu, formalitas, jangan bikin job fair kalau gitu, berarti dia ngada-ada,” imbuhnya.
Noel juga menyatakan ketegasannya untuk melakukan investigasi jika diperlukan ke depannya.
“Kalau seandainya butuh investigasi, kita investigasi, makanya maksud saya HRD siapa jangan bikin hoaks,” tambahnya.
Noel menegaskan bahwa pencari kerja dalam job fair adalah orangg-orang yang memang mencari pekerjaan, sudah seharusnya tidak ada kebohongan dalam praktiknya.
Baca Juga: KAI Siapkan KA Cirebon Fakultatif di Libur Panjang Bulan Juni
“Itu kumpulan masyarakat yang ingin mencari kerja, berarti ada sebuah kebohongan sampai HRD ngomong gitu, kurang ajar gitu,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Lagi, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Gelar Job Fair. Kali ini di SMK Assalam Gegesik
Disnaker Kota Cirebon Gelar Job Fair 2024, Hadirkan 32 Perusahaan Pembuka Lowongan Kerja
Pemkab Indramayu Gelar Job Fair, Sediakan 2.890 Loker Bagi Masyarakat
Pemkab Cirebon Apresiasi Job Fair Mandiri di SMK As-Salafiyah