FAJARNUSA.COM (Cirebon) – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menjadi keynote speaker dalam diskusi Peran Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa.
Diskusi berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon pada Rabu (19/2025). Kegiatan ini digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon, dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025.
Peringatan HPN diisi juga pelantikan pengurus baru PWI Kota Cirebon periode 2024-2027. M. Alif Santosa dilantik menjadi ketua PWI Kota Cirebon bersama pengurus lainnya.
Baca Juga: Perjudian Sabung Ayam Marak di Tulungagung, Masyarakat Geram, Polres Tulungagung Membisu
Pelantikan dilakukan Ketua PWI Jawa Barat (Jabar), H. Hilman Hidayat. Hadir Pj. Wali Kota Cirebon, DR. H. Agus Mulyadi, Kapolres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Iskandar, perwakilan Dandim 0620, perwakilan Lanal Cirebon, Ketua Pemuda Pancasila Kota Cirebon, Heri Hermawan, pimpinan Bjb, OJK, puluhan wartawan dan tamu undangan.
Dalam pemaparannya, Prof. Rokhmin Dahuri menyampaikan delapan poin peran pers dalam mengawal ketahanan pangan dan swasembada pangan.
"Tentu saja pers harus menyebarkan yang informasi akurat. Pers menyediakan data dan fakta ketahanan pangan serta pembangunan ekonomi Cirebon," ujar guru besar IPB University ini.
Baca Juga: Sukadedel Bersholawat, Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H - 2025 M
Poin kedua yakni edukasi dan literasi pangan serta peta jalan pembangunan, yang tujuannya peningkatkan kesadaran masyarakat akan pangan berkualitas serta konsumsi sehat. Kemudian, kontrol sosial dan pengawasan dengan melakukan kritik serta mengawal kebijakan ketahanan pangan.
Poin selanjutnya jembatan pemerintah dengan masyarakat, menyangkut aspirasi warga terkait pangan dan ekonomi kepada pemangku kebijakan.
"Mendorong inovasi dan literasi dengan mengangkat peluang bisnis dan teknologi disektor pertanian dan perikanan. Kemudian, menginspirasi dengan kisah sukses yang menyoroti keberhasilan petani, nelayan dan UMKN pangan," tandas Menteri Kelautan dan Perikanan di masa Presiden Gus Dur dan Hj. Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Sorotan Khusus: Agnez Monica vs Komposer Ari Bias, Duduk Perkara Royalti Lagu 'Bilang Saja' hingga Sindiran Menohok dari sang Musisi
Prof. Rokhmin menyampaikan poin penting lainnya yakni mengawasi alih fungsi lahan, mengawal kebijakan tata ruang agar tidak mengancam ketahanan pangan
Poin terakhir memperkuat kolaborasi penta helix, dengan menghubungkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas dan media dalam membangun ketahanan pangan. (M Ali)
Artikel Terkait
Kini! Peran Lembaga Pers Mahasiswa Kian Penting di tengah Tsunami Informasi
Hari Pers Nasional 6 - 9 Februari 2025 di Provinsi Riau, Pj Gubernur Rahman Hadi Bangga dan Dukung Perayaan HPN
CEO Promedia Agus Sulistriyono : Hari Pers Nasional Jadi Momen Penting Menghargai Dedikasi dan Kerja Keras Para Jurnalis di Tanah Air
Forum Pemred Cirebon Gelar Refleksi Hari Pers Nasional Bersama UGJ Cirebon
Hari Pers Nasional Diwarnai Pelantikan Pengurus PWI Kota Cirebon, Pj Wali Kota Ajak Pers Dukung Ketahanan Pangan