FAJARNUSA.COM (CIREBON) -- Pj Wali Kota Cirebon, Dr (c ) Drs H Agus Mulyadi MSi hadir dalam peluncuran layanan Kereta Api (KA) Gunungjati yang menghubungkan Semarang Tawang, Cirebon, dan Gambir di Stasiun Cirebon, Sabtu (1/2/2025).
Pj Wali Kota menyampaikan apresiasi dan berterimakasih kepada PT KAI atas hadirnya layanan baru ini.
Menurut Pj Wali Kota, kehadiran layanan kereta api ini tentu akan mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia: Kita Tentu Berharap Ada Investigasi
“Atas nama masyarakat Kota Cirebon dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan selamat atas diresmikannya KA Gunungjati. Kami juga berharap ini menjadi peluang besar untuk mendorong perekonomian daerah, khususnya melalui pengembangan wisata di wilayah Ciayumajakuning," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa KA Gunungjati tidak hanya mempererat konektivitas antar wilayah, tetapi juga membuka peluang untuk lebih mengenal destinasi wisata yang ada di sekitar Cirebon.
“Nama kereta api ini juga lekat dengan sosok Sunan Gunung Jati, salah satu tokoh Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Sebuah kebanggaan, simbol sejarah dan budaya daerah,” tambahnya.
Baca Juga: Kesejahteraan Desa Disebut Bisa Naik dengan Turut Menyokong Program Makan Bergizi Gratis, Ada Aturan Tentang Berpartisipasi dalam Ketahanan Pangan
Pj Wali Kota berharap, kehadiran KA Gunungjati dapat semakin memperkuat posisi Cirebon sebagai pusat ekonomi dan pariwisata di wilayah Jawa Barat.
“Semoga menjadi bagian penting dari jaringan transportasi publik yang mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien dan berkelanjutan,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI, John Robertho, mengatakan bahwa KA Gunungjati hadir sebagai wujud komitmen KAI untuk terus meningkatkan layanan transportasi kereta api yang lebih efisien, aman, dan nyaman.
Baca Juga: Lapor LHKPN dengan Kekayaan Rp1 Triliun, Ternyata Ini Gaji Fantastis Raffi Ahmad yang Menjabat Sebagai Stafsus
"Dengan dioperasikannya KA Gunungjati, masyarakat kini memiliki pilihan moda transportasi yang lebih praktis, yang akan mempermudah mobilitas antar kota serta mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah yang dilalui," ujar John.
KA Gunungjati akan beroperasi dengan empat jadwal perjalanan setiap harinya. KA 117 berangkat dari Stasiun Cirebon menuju Gambir pada pukul 05.40 WIB, diikuti oleh KA 118 dari Stasiun Gambir menuju Semarang Tawang dan Cirebon pada pukul 09.00 WIB. Kemudian, KA 119 berangkat dari Stasiun Semarang Tawang menuju Gambir dan Cirebon pada pukul 15.45 WIB, dan KA 120 yang berangkat dari Gambir menuju Cirebon pada pukul 22.05 WIB.
Tiket untuk perjalanan KA Gunungjati kini telah tersedia mulai 1 Februari 2025, dan bisa dipesan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal pemesanan resmi lainnya.
Baca Juga: Mensesneg Bantah Retret Kepala Daerah Pakai Uang Pribadi Presiden Prabowo Seperti Saat Kabinet Merah Putih, Ini Alasannya
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya perjalanan KA Gunungjati ini. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini, karena dengan menggunakan kereta api, kita turut mendukung penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan dan efisien," harapnya. (Mike)
Artikel Terkait
KAI Hadirkan Kereta Api Baru: KA Gunungjati dan Cakrabuana per 1 Februari 2025, Berikut Jadwalnya Perjalanannya
Perdana, KAI Resmikan Perjalanan Kereta Api Gunungjati Relasi Semarang Tawang–Cirebon–Gambir
Mulai 1 Februari 2025 Jadwal Kereta Api Berubah, KAI Berlakukan Gapeka Baru, Periksa Jadwal Keberangkatan Tiket Anda