Cek Ketersediaan Beras di Bulog, Catat! Pj Bupati Akan Gulirkan Program Pangan Bersubsidi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 12 Juni 2024 | 08:04 WIB
Pj Bupati pastikan ketersedian beras saat jelang idul adha 1445 H di kantor bulog Cirebon (Dok istimewa)
Pj Bupati pastikan ketersedian beras saat jelang idul adha 1445 H di kantor bulog Cirebon (Dok istimewa)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., MSi menjamin ketersediaan beras di wilayahnya aman dan mencukupi kebutuhan pangan masyarakat menjelang Idul Adha 1445 Hijriah.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Cirebon seusai mengunjungi Kantor Perum Bulog Cabang Cirebon, untuk mengetahui stok beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), Selasa (11/6/2024).

Dijelaskan Wahyu, cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog, kini mencapai 63 ribu ton dan dipastikan cukup untuk 10 bulan kedepan.

Baca Juga: Minuman Keras Jadi Pemicu Tindak Kekerasan, Begini Langkah Pj Bupati dan Kapolresta Cirebon saat Hadiri Pemusnahan Ribuan Botol Miras

Dengan stok sebanyak itu, masyarakat tidak perlu khawatir, karena beras ini selalu didistribusikan secara merata sampai ke tingkat konsumen dengan nilai yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah.

“Tadi sudah disampaikan mengenai kecukupan stok kita, untuk distribusi ke pasar itu bisa sampai 10 bulan kedepan. Artinya, masuk ke masa panen lagi relatif aman dan cukup lama. Beras dari Bulog ini yang disalurkan ke pasar itu, setiap bulan sekitar 6.000 ton,” ujar Wahyu.

Cadangan beras ini, lanjut Wahyu, sebagian besar berasal dari serapan panen petani lokal di Kabupaten Cirebon. Tidak menutup kemungkinan, jumlah itu akan meningkat, sebab masih banyak lahan pertanian di wilayahnya yang belum dipanen.

Baca Juga: Penganiayaan Wartawan di Sumenep, Kasus tak Berjalan, Ironisnya Pelapor jadi Terlapor. Begini Kata Kapolres

Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon tetap bekerja sama dengan Bulog untuk mengoptimalkan penyerapan produksi padi, khususnya memasuki masa panen kedua di tahun 2024.

“Bulog sudah punya kegiatan-kegiatan itu, tadi kita diskusikan untuk penyerapan hasil panen dari petani. Kita bisa optimalkan juga untuk panen berikutnya,” sambungnya.

Selain itu, dalam waktu dekat Pemkab Cirebon pun akan menggulirkan program pangan bersubsidi, yang menjadi bagian dari upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok untuk menekan laju inflasi setiap bulannya.

Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Hadiri Upacara 17 Agustus di IKN, Ma'ruf Amin dan Gibran di Istana Jakarta. Berikut Alasan Upacara di 2 Tempat Berbeda

“Harapannya, kita terus bekerja sama dengan Bulog. Kita juga ingin ada cadangan pangan yang disiapkan oleh Kabupaten Cirebon, sehingga tidak bertumpu ke Bulog saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Cirebon, Karyudi menyebutkan, penyerapan beras di wilayah kerjanya sudah 150 persen atau melampaui target yang ditetapkan, yaitu sebanyak 41 ribu ton hingga akhir Desember 2024.

Meskipun panen raya berakhir, Bulog Cirebon tetap menyerap beras untuk mendukung petani dan menjaga suplai beras bagi masyarakat.

Baca Juga: Satu Rumah Roboh Akibat Hujan Angin di Indramayu, Bupati Nina Tinjau Lokasi dan Berikan Bantuan

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan Bulog, serta instansi terkait lainnya sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Oleh karenanya, DKPP Kabupaten Cirebon pun turut ambil bagian dalam mewujudkan hal tersebut, dengan rutin menggulirkan program strategis pada bidang ketahanan pangan.

“Terkait dengan ketahanan pangan, kita mengoptimalkan koordinasi dengan Dinas Pertanian, kemudian stakeholder lainya,” ujar Erus.

Baca Juga: Kerusakan Hutan di Luar Ambang Batas Berisiko Banjir dan Kebakaran

“Kita juga mendorong, agar 20 persen dana desa bisa digunakan untuk ketahanan pangan. Kontribusi desa diperlukan untuk ketahanan pangan,” imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X