Pulau Tai, Potensi Jadi Objek Wisata Butuh Sentuhan Pemerintah. Cek Fakta dan Letaknya di Sini

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 2 Juni 2024 | 20:33 WIB
Pulau Tai atau Pulau Gogabolla terletak di Provinsi Sulawesi Utara tepatnya Desa Maelang berpotensi jadi objek wisata terkenal (Teguh Setiandi)
Pulau Tai atau Pulau Gogabolla terletak di Provinsi Sulawesi Utara tepatnya Desa Maelang berpotensi jadi objek wisata terkenal (Teguh Setiandi)

FAJARNUSA.COM (Sulawesi Utara) - Objek Wisata Pantai dan Pulau Gogabolla di Desa Maelang berpotensi untuk di kaji oleh pemerintah Desa, Pemkab dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Peta Desa Maelang berada di Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow Induk, Provinsi Sulawesi Utara.

Diketahui, notabene pekerjaan warga Desa Maelang adalah petani dan nelayan.

Baca Juga: SMP Negeri 4 Sindang Sabet Berbagai Prestasi Dalam Ajang Literasi, 2 Nama Guru Ini pun Raih Penghargaan

Desa yang berada di pesisir Provinsi Sulawesi Utara ini terdapat objek wisata Pulau Batu yang luasnya berkisar 2 Hektare.

Jarak pandang pulau ini cukup dekat dan dapat di tuju dengan berjalan kaki berkisar  500 meter.

Perlu diketahui, desa ini berada di jalan trans Sulawesi yang membentangi pertengahan wilayah antara Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, Manado dan Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: KPU Kota Cirebon Gelar Peluncuran Tahapan Pemilihan Wali Kota, Pj Wali Kota: Gunakan Hak Pilih dengan Bijak

Keunggulan desa ini berada di jalan poros jalan provinsi yang setiap menit di lalui oleh kendaraan seperti tranportasi Bus antar Provinsi dari arah kota-kota besar seperti Kota Kendari, Makassar, Palu dan kota lainnya yang hendak menuju Kota Manado.

Pulau Gogabolla Desa Maelang berada di permukaan dengan kedalaman air laut 20 meteran di tambah dengan keindahan pepohonan di pulau dan pemandangan laut  dan pegunungan.

Dari posisi pulau kita dapat melihat panorama pegunungan Bolaang Mongondow serta pemandangan tiga pulau lainnya yang masih berada di tutorial wilayah Desa Maelang.

Baca Juga: Kuwu Desa Terusan Kawal Langsung Pengaspalan Hotmix

Pulau Gogabolla juga dapat di jadikan spot mancing mania, sebab banyak varian ikannya yang terdapat di sekitar pulau.

"Jaraknya cukup dekat, pengunjung dapat memulai perjalanan dari tanggul yang berada di pesisir kampung Desa Maelang."

Pengunjung cukup berjalan kaki di atas batu karang yang berjejer, sebab air laut sangat surut di setiap waktunya.

Baca Juga: Kabupaten Indramayu Kembali Raih Juara Umum Talenta 2024, 10 Tantangan Terlewati Satu per Satu

Diketahui, pulau tersebut sering dijuluki oleh warga dengan sebutan Pulau Tai atau sebutan formalnya Pulau Gogabolla.

Mengapa di sebut pulau Tai ?. "Karena dulunya anak-anak kampung sering bermain bola di pantai di saat air laut surut, saat itu anak-anak yang kebelet buang air besar terpaksa buang air besar di balik bebatuan karang pulau."

Lanjut, terkait dengan pulau ini, sempat beredar issue di tengah masyarakat Desa Maelang, bahwa pemerintah pernah merencanakan pembangunan tanggul pemecah ombak di antara pulau dan ujung tanjung melang, dimana issue tersebut akan  bersumber dari Anggaran Provinsi.

Baca Juga: Tim Produksi Film Vina Sebelum 7 Hari di Laporkan ke Polisi, Bareskrim Polri: Laporkan Kepada LSF Dahulu

"Proyek tanggul pemecah ombak yang di maksud adalah membentang disepanjang antara Pulau Gogabolla dengan ujung tanjung gunung yang berkisar 2 kilo meter namun sampai saat ini belum ada progres  selanjutnya."

Mendengar wacana tersebut, sangat di apresiasi oleh masyarakat Desa Maelang, sebab proyek itu jika direalisasikan maka  warga Desa Maelang akan terhindar dari ancaman ombak extreem pada musimnya.

"Sebab selama ini pada musim ombak di akhir tahun ombak besar sampai menjangkau jalan raya dan rumah warga di pesisir pantai."

Baca Juga: Dalam Rangka Harkamtibmas, Polresta Cirebon Gelar Festival Band Milenial Antar Pelajar. Berikut Pesan Pj Bupati Buat Generasi Muda

Selain itu, jika pemerintah dapat mengimplementasikan pembangunan tanggul pemecah ombak yang baru dan menambahkan sarana dan prasarana wisata sehingga dapat memperindah tanggul yang ada sebelumnya maka Desa Maelang akan mendapatkan pengunjung untuk bersantai di setiap waktu.

"Adapun sarana dan prasarana yang dimaksud adalah penerangan di sepanjang tanggul dan tempat berteduh (Pondopo)  serta tempat duduk yang layak bagi pengunjung.

"Dengan begitu wisata pantai dan pulau menjadi lebih indah."

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila 2024, Makna Ideologi Pancasila, Ini Kata Pj Bupati Cirebon Wahyu Mijaya

Selanjutnya, terkait dengan Pulau Gogabolla, jika Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat dapat melirik potensi alam yang ada dengan  membangunkan akses jalan dan area parkir bagi pengunjung yang berlokasi di pulau Gogabolla tentunya akan lebih exotic wisatanya.

Membangunkan jembatan besi atau beton ke pulau tersebut akan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan sehingga kendaraan roda dua dan empat dapat menuju langsung ke pulau tersebut.

Gambarannya seperti ini,
"Bentuk pulau tersebut di ubah dengan di tambah bentuk pulaunya menjadi seperti Kapal Raksasa, sehingga pulau terlihat   seperti kapal raksasa yang sedang bersandar di Pelabuhan Desa maelang."

Baca Juga: Pj Wali Kota Ajak Masyarakat Gaungkan Nilai-nilai Pancasila

Area Dek kapal (Pulau kapal) di jadikan area  warga untuk para pedagang kuliner

Lalu seperti apakah teknis proyek dan dan anggarannya ?.

"Walau hanya bermodalkan besi dan semen, tentunya itu butuh anggaran triliunan untuk mewujudkannya.

Baca Juga: Enam Nama Tersangka Terkait Tata Kelola Komoditi Emas PT Antam

Perbincangan awak media (penulis) bersama salah satu nelayan Maelang yang di sapa Papa Ulan juga pernah membenarkan. Menurutnya ide ini sangat briliant jika di pemerintah mampu mewujudkan bagus untuk menambah pendapatan daerah dan masyarakatnya.

"Perlu pemerintah atau investasi dari para investor untuk mendongkrak objek pariwisata di Desa Maelang agar lebih baik dan bermanfaat bagi perekonomian warga," kata papa Ulan.

Papa Ulan (Nelayan) juga menambahkan, jika pemerintah mewujudkan rencana pembahasan tanggul pemecah ombak yang membentang dari pulau ke tanjung maka tekanan ombak ekstrem semakin berkurang. Hal ini juga menjadi masalah bagi nelayan di saat musim cuaca ekstrim.

Baca Juga: Pemkab Indramayu Peringati Harlah Pancasila. Apa Makna Yang Terkandung di Dalamnya, Ini Pernyataan Bupati Nina

"Proyek tanggul pemecah ombak perlu di buat agar kampung aman dari ombak dan para nelayan kecil tidak khawatir sebab lautnya akan lebih teduh," katanya kepada awak media.

"Kemudian laut pesisir Desa maelang juga dapat di gunakan untuk wahana banana boat dan perahu balon, bebek yang bisa di sewakan bagi pengunjung," sambungnya.

Ditambah lagi dengan penyedia jasa perahu kapal antar jemput menuju pulau lainya seperti Pulau 3 Desa Maelang.

Dengan begitu kata Papa Ulan, Desa Maelang kemungkinan besar dapat terkenal hingga ke  mancanegara, karena proyek besar tersebut dipastikan mampu menarik perhatian para  wisatawan lokal dan mancanegara karena arsitekturnya sangat jarang di temukan di belahan dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X