Vishnu Juwono Soroti Absennya Ketua KPK Firli Bahuri dalam Kasus Pemerasan SYL, Ada Apa?

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 19:19 WIB
Vishnu Juwono, Pengamat Politik dari Universitas Indonesia. (Foto: Instagram/@vishnujuwono)
Vishnu Juwono, Pengamat Politik dari Universitas Indonesia. (Foto: Instagram/@vishnujuwono)

FAJARNUS.COM — Pengamat Politik Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Vishnu Juwono, pada Sabtu (21/10/2023), mengungkapkan keprihatinannya terkait absennya Ketua KPK Firli Bahuri dalam panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurut Vishnu, kejadian ini memunculkan ketegangan dalam penegakan hukum di Indonesia, terutama dalam konteks kasus pemerasan tersebut.

"Kejadian ini tentunya melanda ketegangan dunia penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam konteks kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Limpo. Ketua KPK, Firli Bahuri, tampaknya absen dalam panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus ini," kata Vishnu di Depok, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga: KPK Kembali Menahan Tersangka dalam Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida

Dalam pandangannya, Vishnu menganggap bahwa Firli Bahuri, sebagai pemimpin tertinggi KPK, seharusnya menjadi contoh yang baik bagi aparatur penegak hukum lainnya.

Dalam sistem penegakan hukum yang kuat, Vishnu menekankan pentingnya menjalani proses hukum yang berlaku, tanpa terkecuali.

Lebih lanjut, Vishnu menyoroti latar belakang Firli Bahuri sebagai seorang purnawirawan komisaris jenderal polisi. Oleh karena itu, sebagai mantan petugas kepolisian yang dihormati, Firli seharusnya menghormati institusi Polri yang saat ini sedang menjalankan tugas investigasinya.

Baca Juga: Beberapa Cara Makan Lebih Sedikit Namun Bikin Kenyang Pilih Makanan yang Kaya Serat

Hal ini mencerminkan pentingnya kerja sama antara lembaga penegak hukum dalam penanganan kasus korupsi yang serius.

Vishnu melihat absennya Firli Bahuri dalam panggilan Polda Metro Jaya sebagai peluang untuk membuktikan ketidakbersalahannya.

Dengan berpartisipasi dalam proses pemeriksaan yang sedang berlangsung, ini dapat membantu menjaga integritas KPK dan memastikan bahwa hukum berlaku adil, bahkan bagi pejabat publik yang memegang jabatan penting.

Baca Juga: Sinopsis Film Pipeline Ceritakan Sebuah Pekerja yang Berusaha Curi Minyak Bumi

Pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses hukum juga ditekankan oleh Vishnu.

Dia mendukung upaya aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan yang adil dan obyektif terhadap semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.

Vishnu berharap bahwa seluruh proses ini akan menghasilkan keadilan dan kebenaran, serta memperkuat keyakinan masyarakat bahwa penegakan hukum di Indonesia dapat berjalan dengan baik. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X