FAJARNUSA.COM—Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) hasil seleksi terbuka atau open bidding pada Jumat (13/10/2023).
Acara pelantikan berlangsung di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon.
Tiga pejabat eselon II yang dilantik adalah Mastara S.P., M.Si., yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Elmi Masruroh, S.P., M.Si., yang ditunjuk sebagai kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), serta Rachman Hidayat, S.T., yang akan memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).
Baca Juga: Kementerian PUPR Rencanakan Fly Over di Jl Slamet Riyadi - Krucuk, Bukan di Siliwangi
Dikutip dari website resmi Cirebonkota.go.id Pak Wali Kota Aziz memberikan percakapannya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Azis menyatakan bahwa pelantikan pejabat pada jabatan barunya bukan hanya sekadar kebiasaan atau rutinitas, melainkan juga sebuah kebutuhan dalam pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Azis menekankan bahwa semangat para pejabat yang telah dilantik harus selaras antara usaha untuk lolos dalam open bidding dengan kinerja setelah pelantikan.
Azis juga menjelaskan bahwa pengembangan karier kepegawaian tidak hanya untuk kepentingan pegawai, melainkan juga untuk memperbaiki dan memantapkan organisasi guna meningkatkan kinerja serta pelayanan publik. Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, ia memiliki kewenangan untuk menetapkan pengangkatan dan pemindahan ASN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Keputusan tersebut didasarkan pada objektivitas, kepangkatan, kompetensi, kinerja, dan pengalaman, tanpa membedakan gender, suku, agama, ras, dan golongan, sejalan dengan tim penilai kinerja kepegawaian.
Baca Juga: Kementerian PUPR Rilis Rencana Proyek Infrastruktur Fly Over untuk Atasi Kemacetan di Kota Raya
Azis juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk tetap menjunjung tinggi komitmen sebagai ASN, meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, loyalitas, dan integritas dalam pelayanan masyarakat. Dia mendorong mereka untuk menciptakan suasana dan layanan masyarakat yang kondusif di lingkungan kerja masing-masing serta merealisasikan kebijakan di bidangnya masing-masing.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Dra. Sri Lakshmi Stanyawati, M.Si., menjelaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah bagian dari upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja di lingkungan Pemda Kota Cirebon.
Baca Juga: Kabupaten Cirebon dan Guangzhou China, Jalin Kerjasama Pariwisata dan Budaya Jalur Sutera Maritim
"Ada yang dirotasi dan ada juga yang promosi. Ini merupakan hal yang lumrah sebagai ASN,” kata Sri.
Ada pejabat yang dirotasi dan ada juga yang mendapatkan promosi, sesuai dengan prinsip pemilihan yang objektif dan berdasarkan kualifikasi serta kinerja mereka sebagai ASN. *
Artikel Terkait
Sinopsis Film Recalled Pasangan Suami Istri yang Kehilangan Hidup Bahagia
William Tanuwijaya Dibanjiri Kritikan Usai Jual Saham GOTO
Rokok Ternyata Jadi Penyumbang Kemiskinan Kedua Terbesar di Indonesia Setelah Beras
Konflik Belum Berakhir, Serangan Israel Lumpuhkan Bandara Aleppo di Suriah
Bentrok Antara Simpatisan di Muntilan, 11 Motor Rusak dan 3 Rumah Warga Jadi Korban