Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 15 April 2026 | 16:59 WIB
Menyoroti insiden viral seorang nenek di Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang diduga diabaikan polisi usai laporkan dirinya tersesat cari jalan pulang. (Threads/@tiaraaswn) (Doc/Fajarnusa.com)
Menyoroti insiden viral seorang nenek di Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang diduga diabaikan polisi usai laporkan dirinya tersesat cari jalan pulang. (Threads/@tiaraaswn) (Doc/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (JAKARTA) - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti adanya laporan seorang nenek bernama Warism yang diduga tersesat mencari jalan pulang di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).

Terlihat dalam penuturan akun Threads @tiaraaswn, pada Rabu, 15 April 2026, disebutkan, sang nenek sempat melaporkan dirinya tersesat ke Polsek Pasar Minggu.

"Dear thread, mudah-mudahan bisa ketemu sama keluarga ibu Warism," tulis postingan tersebut.

Baca Juga: Pemkab Cirebon Terima Kunjungan Kedubes Bulgaria, Bahas Investasi dan Industri

"Lokasi ibu tersebut di Polsek Pasar Minggu, sudah dilaporkan dan diserahkan ke Polsek sama sahabat saya," tambahnya.

Setelah ramainya kasus tersebut, muncul dugaan Polsek Pasar Minggu mengabaikan laporan tersebut hingga melepas Warsim yang sempat berada di kantor polisi.

Menyikapi hal itu, pihak kepolisian kini telah memberikan klarifikasi bahwa nenek Warism telah ditemukan dan kembali ke keluarganya. Begini katanya.

Baca Juga: 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Disebut Punya Jabatan di Kampus, Kini Dibayangi Sanksi DO

Kapolsek: Sudah Kembali Bertemu Keluarga

Secara terpisah, Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela mengungkapkan kondisi terkini dari nenek Warism.

"Kami sampaikan bahwa nenek tersebut sudah kembali bertemu dengan pihak keluarga dalam keadaan sehat walafiat," kata Anggiat dalam keterangannya, pada Senin, 11 April 2026.

Baca Juga: Di Balik Skandal Jual-Beli Jabatan yang Jerat Bupati Tulungagung, Ada 'Label Harga' dan Modus Pemerasan ke Pimpinan OPD

Polisi juga diketahui telah menghubungi pemilik akun media sosial yang mengunggah informasi awal untuk meluruskan kabar yang beredar.

Perihal itu, Anggiat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang sempat timbul.

Terlebih hal tersebut telah memicu pertanyaan di tengah masyarakat ihwal prosedur penanganan yang membutuhkan pertolongan ke pihak kepolisian setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X