Satreskrim Polres Indramayu Selidiki Perampokan Dengan Modus Gembos Ban Mobil, Rp. 200 Juta Milik Korban Agen BriLink Raib Digondol Pelaku

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 24 Januari 2025 | 10:13 WIB
Satreskrim Polres Indramayu, periksa kondisi kendaraan yang digunakan korban perampokan (Herman/Fajarnusa.com)
Satreskrim Polres Indramayu, periksa kondisi kendaraan yang digunakan korban perampokan (Herman/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Kejadian perampokan dengan modus gembos ban mobil terjadi di Kabupaten Indramayu pada Kamis (23/01/2025). Korban perampokan merupakan pasangan suami istri, warga Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Indramayu.

Aksi perampokan tersebut terjadi di Jalan Raya Widasari – Lelea, tepatnya di Blok Cibogor, Kecamatan Widasari. Akibat kejadian ini, uang senilai Rp 200 juta milik korban berhasil digondol para pelaku.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan menyampaikan bahwa kasus ini tengah dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Tingkatkan Retribusi Daerah, Pemkab Cirebon Luncurkan Aplikasi Baridin

“Kami bersama Tim Inafis Polres Indramayu dan Polsek Widasari segera menuju lokasi untuk melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar AKP Hillal didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata.

Korban diketahui sebelumnya pergi ke Bank BRI Jatibarang untuk mengambil uang sebesar Rp 200 juta yang rencananya akan digunakan sebagai modal usaha BRILink.

Dalam perjalanan pulang, ban mobil korban bagian kiri belakang tiba-tiba kempes. Saat korban menghentikan kendaraannya untuk memeriksa kondisi ban, para pelaku yang diduga telah mengikuti korban langsung memanfaatkan situasi. Mereka mengambil uang yang disimpan korban di dalam mobil.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Ratusan Prajurit TNI Ikut Serta di Parade HUT ke-76 India: Kontingen Kehormatan

Dari hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian menduga korban sudah diintai sejak berada di bank. Sebagai agen BRILink, korban menjadi target kejahatan karena kemungkinan membawa uang dalam jumlah besar.

Polisi saat ini tengah meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait kronologi kejadian.

“Kami masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Kami minta doa dan kerja sama dari masyarakat agar kasus ini dapat segera terungkap,” tambah AKP Hillal.

Baca Juga: Kerja Keras APBN untuk Kemajuan Jawa Barat Alami Pertumbuhan 4,91 persen

Masyarakat di himbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat membawa uang dalam jumlah besar, terutama saat bepergian dari bank. Jika menemui hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib. (Herman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X