FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Pohon berukuran besar dan berumur ratusan tahun di Kabupaten Indramayu, tumbang pada Minggu (05/01/2024) siang.
Tumbangnya pohon randu gede sebagai ikon Kabupaten Indramayu, menyebabkan jalan akses desa setempat tertutup batang pohon. Teras atap dan pagar rumah warga juga rusak akibat timpahan ranting pohon besar yang berusia ratusan tahun ini.
Besarnya ukuran pohon tersebut membuat proses pemindahan pohon terkendala. Petugas harus menggunakan alat berat serta membutuhkan waktu dua hari untuk memindahkan pohon.
Bagian kayu pohon ini pun diketahui pada beberapa bagiannya sudah mengeras menyerupai batu dan nyaris menjadi fosil kayu.
Menurut keterangan warga setempat widi (40), sebelum terjadi tumbangnya pohon tersebut terdengar seperti gempa bumi.
"Saya kira ada gempa bumi, ternyata pohon yang berusi ratusan tahun (pohon rangdu) tumbang, padahal semalam tidak ada hujan maupun angin kencang,"terangnya.
Baca Juga: Petunjuk Teknis Pembuatan Faktur Pajak Dalam Rangka Pelaksanaan PMK 131 Tahun 2024
Setelah ada laporan dari masyarakat setempat, jajaran dari Polres Indramayu, Kodim 0616, BPBD Indramayu, para relawan, petugas pemadam kebakaran serta warga setempat berjibaku untuk membersihkan dan mengevakuasi tumbangnya pohon tersebut.
Disisi lain saat dikonfirmasi awak media Camat Indramayu Indra Mulyana menyatakan, dalam upaya membantu proses evakuasi pohon tersebut, pemkab Indramayu melalui Camat Indramayu akan menurunkan alat berat berupa forklip maupun mobil crane untuk mengevakuasi pohon randu tersebut dan bisa memakan waktu lebih dari satu hari, yang terpenting kita singkirkan batang-batang pohon yang berukuran kecil dulu,"jelas Indra.
"Beruntung pas kejadian pohon randu yang tumbang tidak ada warga melintas di sekitar jalan tersebut,"ucapnya.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Gerak Cepat Tanggapi Keluhan Warga Desa Luwung Kencana
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tumbangnya pohon ini, hanya sebagian batang pohon menimpa pagar rumah warga dan kabel listrik yang berada sekitar pohon tersebut.
Jajaran dari BPBD Indramayu menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Indramayu untuk lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang terutama saat musim penghujan. (Herman)
Artikel Terkait
Hujan dengan Intensitas Tinggi Sebabkan Pohon Tumbang dan Banjir di Empat Desa Kecamatan Gegesik. Dinsos Gerak Cepat Salurkan Bantuan
Bersama BPBD Jabar, Pemkab Cirebon Atur Strategi Antisipasi Banjir di Beberapa Wilayah saat Musim Hujan Tiba
Cegah Banjir, Pemkab Cirebon Bangun Kolam Retensi dan Normalisasi Sungai Sejak Mei 2024
Intensitas Musim Penghujan Tinggi, DPRKP Kota Cirebon Siap 24 jam Melayani Masyarakat Kegawatdaruratan Pohon Tumbang