Tingkatkan Kesejahteraan, Dinsos Serahkan Bansos ATENSI pada 92 PPKS, Kadinsos Jamin Hal Ini

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 19 Juni 2024 | 21:00 WIB
Simbolis penyerahan bansos ATENSI oleh Kadinsos Kabupaten Cirebon Dra. Indra Fitriani  (Dok istimewa)
Simbolis penyerahan bansos ATENSI oleh Kadinsos Kabupaten Cirebon Dra. Indra Fitriani (Dok istimewa)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon bersama Politeknik Kesejahteraan Sosial (Polteksos) Bandung Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahkan bantuan sosial (bansos) Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 92 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Rabu (19/6/2024).

Dalam laporan kegiatan penyerahan bansos ATENSI, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar PPKS, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian PPKS di Kabupaten Cirebon.

Bantuan yang diberikan berupa pemenuhan kebutuhan hidup layak, modal usaha, alat bantu untuk teman-teman disabilitas, dan perlengkapan sekolah.

Baca Juga: Satnarkoba Polres Indramayu Berhasil Menangkap Kurir Narkoba 103.12 Gram asal Sukra, Bandar Besar dalam Pengerjaran

Penyerahan bansos ATENSI kepada 92 PPKS itu tersebar di tiga lokasi. Rinciannya, diberikan kepada 32 PPKS melalui Dinsos Kabupaten Cirebon, diberikan kepada 35 PPKS melalui Yayasan Prama di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, dan sebanyak 25 PPKS yang diserahkan melalui Yayasan Al Ma’rifah Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol.

Kegiatan penyerahan bansos ATENSI merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam melaksanakan amanat undang-undang, yakni melalui bantuan.

“Bantuan ini sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan dukungan untuk menjalani hidup yang lebih layak,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Dra. Indra Fitriani MM.

Baca Juga: Porsche Tabrak Truk di GT Kuningan, Pengemudi Tewas Mobil Terseret 150 Meter

“Para penerima diharapkan dapat mencapai keberfungsian sosial, baik sebagai individu, keluarga, maupun komunitas dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mengatasi masalah dalam kehidupan,” kata Kadinsos yang akrab disapa Fitri ini.

Dinsos Kabupaten Cirebon menjamin penyerahan bansos ATENSI sesuai dengan target. Hasil asesmen, para penerima bansos ATENSI ini seusai dengan kriteria yang telah ditentukan.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang memerlukan layanan kesejahteraan sosial, dapat terbantu dan mampu meningkatkan taraf hidupnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Beredar Pesan Whatsapp, Susunan Kabinet Indonesia Emas Prabowo Gibran

“Bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Polteksos Bandung sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata,” lanjut Fitri.

Ia juga mengatakan, bansos ATENSI yang diberikan Polteksos Bandung menjadi program yang baik. Sebab, lanjut dia, Pemkab Cirebon belum mampu melakukan sendiri, karena keterbatasan anggaran dan SDM.

Ia menyebut, kolaborasi dengan Polteksos Bandung merupakan bentuk gotong royong? agar PPKS naik kelas.

Baca Juga: Mobil Goyang, Sepasang Kekasih Diduga Lakukan Aktivitas Seksual dalam Mobil di Parkiran Mall di Bandung

“Kalau hanya mengandalkan bantuan di setiap bulannya, berarti punya mental orang miskin. Tapi kalau kita mentalnya kaya, Insyaallah akan menjadi kaya, ditandai dengan saling memberi,” tuturnya.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan bisa berjalan dengan lebih baik lagi ke depan, dan akan lebih banyak lagi yang akan dibantu atau bentuk kerja sama oleh Polteksos. Kami sangat siap menindaklanjuti MoU pengkaderan dengan Polteksos,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Polteksos Bandung, Suharman mengatakan, Polteksos Bandung merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos RI.

Baca Juga: Buat Ketua Geng Takut, Nikita Mirzani Ungkap Saat Dirinya di Penjara

Selain fokus menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi pekerja sosial, dikatakan Suharman, Polteksos juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat.

“Jadi, Bu Menteri Sosial menugaskan seluruh jajaran UPT di bawah Kemensos, agar melaksanakan pelayanan langsung ke masyarakat,” kata Suharman.

“Wilayah Kabupaten Cirebon tadinya merupakan wilayah kerja Sentra Phalamartha Sukabumi (UPT Kemensos), namun untuk 2024 ini (Kabupaten Cirebon) dialihkan menjadi wilayah kerja Polteksos Bandung,” imbuhnya.

Baca Juga: Seorang Ayah di Bogor Tega Perkosa Anak Tirinya, Korban Berusia 10 Tahun

Polteksos Bandung mengaku bakal lebih intens berkolaborasi dengan Dinsos Kabupaten Cirebon. Suharman mengatakan, permasalahan sosial yang ada di wiilayah Kabupaten Cirebon harus segera tertangani, sehingga mampu mengembangkan kemandirian masyarakat.

“Kami sekarang sudah mengasesmen 168 calon penerimaan manfaat. Dan, 92 sudah diasesmen oleh Sentra Phalamartha,” jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X