Puncaknya, mereka melaksanakan salat Jumat berjamaah di sana hingga sekitar pukul 12.30 WIB.
"Awal datang ke puncak lawu sekitar 09.30 WIB dan rombongan baju putih sudah bersiap di Tugu Gunung Lawu seperti membaca tahlilan, doa-doa kejawen dan terakhir melaksanakan sholat jumat dan selesai sekitar 12.30 WIB," terang Danang.
- Ritual di Bulan Suro
Versi lain datang dari akun TikTok @adtyaaidrt milik seorang pendaki bernama Aditya yang diketahui juga berada di puncak pada hari yang sama dan merekam momen yang serupa, namun dari sudut pandang berbeda.
Dalam postingannya yang telah ditonton oleh 1,8 juta pengguna TikTok, Aditya menunjukkan rombongan berpakaian putih itu berjalan mengelilingi Tugu Hargo Dumilah di Puncak Gunung Lawu.
Baca Juga: Awal Tahun Ajaran Baru di Cirebon, 100 Siswa Mulai Belajar di Sekolah Rakyat
Gerakan mereka terlihat teratur dan penuh kekhusyukan, seolah sedang menjalankan sebuah prosesi sakral.
"Kejadian di puncak Lawu hari Jumat kemarin, dari jam 10.00 sampai sekitar jam 12.30, sepertinya sedang melakukan ritual karena masih dalam bulan Suro," ungkap Aditya dalam unggahan video TikToknya yang diposting pada Minggu, 13 Juli 2025.
Bulan Suro, yang dikenal sebagai bulan pertama dalam penanggalan Jawa, memang lekat dengan kegiatan spiritual.
Baca Juga: Peringatan Hari Pajak 2025: Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh
Banyak masyarakat Jawa percaya bulan ini adalah waktu yang tepat untuk menyucikan diri dan berdoa untuk keselamatannya.
Kedua kesaksian itu menunjukkan apa yang terjadi bukan sekadar kerumunan biasa, melainkan bagian dari kegiatan keagamaan atau spiritual yang dilakukan dengan khusyuk.
Kendati demikian, hingga kini sosok para pelaku dalam kegiatan itu masih menjadi misteri. **