Pembacaan Babad Cirebon Beri Pesan Pendidikan Moral dan Budi Pekerti

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 9 Juli 2024 | 12:18 WIB
Pj Wali Kota saat pembacaan babad Cirebon di Bangsal Witana Keraton Kanoman, Senin (8/7/2024) malam. (IST)
Pj Wali Kota saat pembacaan babad Cirebon di Bangsal Witana Keraton Kanoman, Senin (8/7/2024) malam. (IST)

FAJARNUSA.COM (CIREBON) - Pj Wali Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menghadiri pembacaan babad Cirebon di Bangsal Witana Keraton Kanoman, Senin (8/7/2024) malam.

Kegiatan ini sebagai rangkaian Hari Jadi Cirebon ke 597. hadir dalam kesempatan tersebut Juru Bicara Kasultanan Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi Nurtina, Patih Kasultanan Kanoman Cirebon, Pangeran Patih Raja Muhammad Qadiran, para sesepuh dan tokoh masyarakat.

Seperti yang diketahui, Pembacaan Babad Cirebon telah menjadi tradisi yang rutin diadakan Keraton Kanoman Cirebon setiap tahun. Tradisi ini digelar untuk mengulas kembali sejarah berdirinya Cirebon pada masa lalu.

Baca Juga: 74 Atlet ASN Kuningan Siap Berlaga di Ajang Porsenitas XI di Cilacap

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota mengatakan, melalui pelaksanaan tradisi ini, sebagai edukasi agar selalu mengingat asal usul Kota Cirebon.

"Pembacaan Babad Cirebon merupakan sebuah kegiatan yang juga memiliki keselarasan dengan upaya kita semua untuk melestarikan kekayaan budaya tradisional seirama dengan derap langkah pembangunan yang sedang dilakukan," ujarnya.

Selain mengenai pelestarian kebudayaan, lanjut Pj Wali Kota, lewat pembacaan Babad Cirebon ini, sejatinya sedang diberikan pesan pendidikan moral dan budi pekerti.

Baca Juga: Petani Arahan Senang, Saluran Air Bersih dari Eceng Gondok

"Pada praktiknya, keluhuran kisah dan budi dari para pendahulu mampu memberikan keteladanan dan kemaslahatan bagi kehidupan masyarakat," lanjutnya.

Pj Wali Kota berkomitmen bahwa apresiasi terhadap seni budaya dan sejarah, terutama di kalangan generasi muda perlu selalu ditingkatkan salah satunya melalui pembacaan Babad Cirebon ini.

"Sebagai penyelenggara pemerintah, kita harus senantiasa melakukan yang terbaik untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat, sebagaimana telah dicontohkan oleh para leluhur. Dan sebagai masyarakat, kita juga harus berperilaku yang baik dan senantiasa berkenan untuk setia berkontribusi aktif pada pembangunan di Kota Cirebon," pesannya.

Baca Juga: Oppo Reno 12 Resmi Hadir di Indonesia, Simak Harga dan Fitur Canggih dengan Kamera Utama 50MP

Sementara, Pangeran Patih Raja Muhammad Qadiran yang mewakili Sultan Kanoman XII, Sultan Raja Muhammad Emirudin dalam sambutannya mengatakan, pembacaan Babad Cirebon masih rutin dilakukan di Keraton Kanoman setiap 1 Muharram. Setelah pembacaan Babad Cirebon selesai, maka prosesi tersebut akan ditutup dengan pembacaan doa.

"Tradisi pembacaan Babad Cirebon adalah metode yang tepat dari ajaran leluhur kami, yang sudah berjasa membumikan syiar Islam di tanah Cirebon. Tanpa perjuangan leluhur, kita tidak pernah di titik saat ini," ujarnya.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bupati Dian Hadiri Cilimus Bershalawat Jilid 2

Sabtu, 13 September 2025 | 08:45 WIB

Dai Muda Unjuk Gigi, Semarakkan Maulid Nabi di Indramayu

Kamis, 11 September 2025 | 05:04 WIB
X