4. Membaca surah pendek meliputi Surah Al-Kautsar 17 kali, Surah Al-Ikhlas 5 kali, Surah Al-Falaq 1 kali, dan Surah An-Nas 1 kali.
5. Rukun dengan tumakninah seraya membaca bacaan:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ
Arab Latinnya: Subhaana rabbiyal ‘adzhiimi. Subhaana rabbiyal ‘adzhiimi. Subhaana rabbiyal ‘adzhiimi.
Artinya: “Maha Suci Allah Rabbku Yang Maha Agung, Maha Suci Allah Rabbku Yang Maha Agung, Maha Suci Allah Rabbku Yang Maha Agung.”
Baca Juga: Makna Tabayyun: Pengertian, Dalil, Cara dan Manfaatnya
6. Iktidal dengan tumakninah seraya membaca bacaan berikut:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Arab Latinnya: Sami'allahu liman hamidah.
Artinya: "Allah SWT mendengar orang yang memujinya".
7. Sujud pertama dengan membaca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Bacaan Latinnya: Subhaana rabbiyal a'la wa bihamdihi. Subhaana rabbiyal a'la wa bihamdihi. Subhaana rabbiyal a'la wa bihamdihi.
Artinya: "Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya".
8. Duduk di antara dua sujud sembari membaca:
Artikel Terkait
Mengupas Pentingnya Moderasi Islam bagi Generasi Milenial
Penguatan Perempuan Dalam Islam: Kontribusi Untuk Penguatan Bangsa
Asal Usul Moralitas dan Struktur Masyarakat Dalam Feminisme