FAJARNUSA.COM — Dukungan bagi Palestina dari berbagai negara terus bergema, dan sejumlah artis Hollywood juga ikut meramaikannya.
Setelah Bella Hadid mengungkapkan dukungannya, kini aktor terkenal Jason Statham turut membela rakyat Palestina dan mengecam tindakan Israel.
Tindakan konkret dari Jason Statham adalah memasang bendera Palestina di kap mobil mewahnya, sementara slayer Palestina dipasang di spion mobilnya.
Baca Juga: KPK Bersama Anti-Corruption Bureau Brunei Darussalam Tingkatkan Kerja Sama dalam Pencegahan Korupsi
Tindakan ini adalah bentuk kepeduliannya terhadap warga Palestina yang tengah berjuang atas gempuran Israel.
Selain Bella Hadid dan Jason Statham, beberapa artis Hollywood lainnya juga mendukung perjuangan warga Palestina.
Kakak Bella Hadid, Gigi Hadid, misalnya, menyampaikan rasa sedihnya terhadap dampak konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Dorong Tingkatkan Ekspor dan Investasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
“Pikiran saya tertuju pada semua orang yang terkena dampak tragedi yang tidak dapat dibenarkan ini, terlebih banyak nyawa tak berdosa yang hilang,” ujar Gigi Hadid, melalui akun Instagramnya pribadinya.
Gigi dan Bella Hadid memiliki akar Palestina, yang membuat mereka merasa sangat empati dan patah hati terhadap perjuangan Palestina dan kehidupan penduduknya
“Saya memiliki empati dan patah hati yang mendalam terhadap perjuangan Palestina,” ungkapnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Fokuskan Peta Jalan Pembangunan pada Investor Daily Summit 2023
Bella Hadid juga secara tegas menyoroti pendudukan Israel atas tanah Palestina dan pernah mengalami masalah dengan Instagram terkait postingannya yang menyoroti tempat lahir ayahnya yang bertuliskan Palestina.
"Bagian mana dari kebanggaan saya terhadap tempat kelahiran ayah saya di Palestina yang merupakan penindasan, pelecehan, gambar-gambar, atau ketelanjangan seksual'? Apakah kami tidak diperbolehkan menjadi orang Palestina di Instagram? Bagi saya, ini adalah penindasan," tulisnya.
Model terkemuka ini juga angkat bicara tentang konflik antara Israel dan Palestina yang memanas sejak serangan militan Hamas pada Oktober 2023.