“Jangan pernah lagi ada perang!” serunya dalam pidato di Vatikan yang menyoroti penderitaan di Ukraina dan Gaza sebagaimana dikutip pada Minggu 18 Mei 2025.
Pagi sebelum Misa pelantikan, Leo XIV akan untuk pertama kalinya menyapa umat dengan popemobile di Lapangan Santo Petrus.
Ia juga akan berdoa di makam Santo Petrus, didampingi pemimpin Gereja Ortodoks Timur, tanda simbolis dari semangat ekumenisme yang menjadi sorotan dalam kepemimpinannya.
Simbol-simbol kepausan pallium, cincin, dan Injil akan diarak menuju altar sebelum akhirnya diserahkan kepada Paus.
Cincin khusus yang dikenakannya memiliki ukiran gambar Santo Petrus di bagian luar, dan bertuliskan “Leo XIV” lengkap dengan lambang kepausannya di bagian dalam.
Makna cincin ini tidak hanya sebagai lambang jabatan, tapi juga menunjukkan "pernikahan spiritual" antara Paus sebagai Uskup Roma dan seluruh Gereja.
Semua uskup memang mengenakan cincin serupa sebagai tanda keterikatan dengan umat yang mereka layani.
Usai prosesi penerimaan simbol-simbol kepausan, perwakilan umat dari seluruh dunia akan menyatakan sumpah setia mereka kepada pemimpin baru gereja.
Pelantikan akan ditutup dengan doa Regina Caeli (*Ratu Surga*), sebelum Paus Leo menyambut para tamu undangan di dalam Basilika.***
Artikel Terkait
Kabar Duka dari Vatikan, Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun
Jadi Utusan Khusus Prabowo, Begini Doa Jokowi untuk Paus Fransiskus
Habemus Papam! Ini Arti Nama Leo XIV, Nama Baru Paus Terpilih Robert Prevost
Diwakili Oleh Mensesneg, Ini Ucapan Selamat dari Presiden Prabowo Atas Terpilihnya Paus Leo XIV Sebagai Paus Baru Umat Katolik