Keterbatasan akses ke daerah terpencil dan infrastruktur yang hancur akibat konflik selama beberapa dekade telah membuat operasi pertolongan dan penyelamatan menjadi lebih sulit.
Keadaan kesehatan di Afghanistan juga memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah Taliban mengambil alih kekuasaan, bantuan internasional yang merupakan tulang punggung sistem layanan kesehatan negara tersebut berkurang drastis
Baca Juga: Nyeleneh, Brisia Jodie Bantah Dirinya Hamil, Bagikan Foto USG Hasilnya Paha Ayam
Donor internasional telah menarik kembali sebagian besar dukungan keuangan mereka, dan pembatasan Taliban terhadap perempuan juga telah menghambat upaya bantuan kemanusiaan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa ada 202 fasilitas kesehatan umum di provinsi Herat, tetapi sebagian besar dari mereka adalah pusat kesehatan dasar yang lebih kecil.
Tantangan logistik di daerah terpencil menghambat operasi penyelamatan dan pengidentifikasian korban yang belum sepenuhnya teridentifikasi.
Sementara upaya pencarian dan penyelamatan terus berlangsung, Afghanistan berduka atas kehilangan ribuan nyawa akibat gempa bumi mematikan ini.
Keamanan dan bantuan kemanusiaan menjadi prioritas utama dalam situasi darurat ini. *
Artikel Terkait
Kenali Siapa Hamas? Serta Alasan di Balik Serangan Mendadak ke Israel
5 Fakta Tentang Kelompok Palestina Hamas
Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Polri Kedepankan Tindakan Humanis dan Utamakan HAM
Amankan KTT AIS Forum 2023, Polri Gelar Operasi Tribrata Agung 2023
Kemenag Gelar Nikah Massal WNI di Taiwan, Netizen Berkomentar Aneh