Perang Kembali Terjadi, Israel vs Hamas Palestina Akibatkan 201 Orang Tewas

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 8 Oktober 2023 | 14:44 WIB
Gerakan perlawanan Plestina, Hamas lancarkan serangan ke Israel pada sabtu dini hari (7/10) (AkunPurba)
Gerakan perlawanan Plestina, Hamas lancarkan serangan ke Israel pada sabtu dini hari (7/10) (AkunPurba)

FAJARNUSA.COM - Sekitar 40 orang tewas di Israel akibat serangan besar yang tiba-tiba dilakukan militan saat menyeberang ke Israel dari Gaza pada saat terjadi serangan roket besar-besaran.

Terdapat laporan yang belum bisa dikonfirmasi bahwa ada sejumlah warga Israel yang dibawa kembali ke Gaza sebagai sandera.

Menurut para pejabat Palestina, Israel membalas serangan tersebut dengan serangan udara terhadap beberapa sasaran di Gaza yang menewaskan 161 orang.

Baca Juga: Kebakaran Gudang Toko Sepeda di Kesambi Cirebon, Diduga Sebuah Tungku Hanguskan Sejumlah Sepeda

Karenanya jumlah korban yang tewas dari kedua belah pihak diperkirakan mencapai 201 orang.

Benjamin Netanyahu selaku Perdana Menteri Israel mengucapkan kalau Israel saat ini sedang berperang dan bersumpah bahwa Hamas, penguasa Gaza, akan bertanggungjawab atas serangan tersebut.

"Pagi ini Hamas melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel dan warganya," kata PM Benjamin Netanyahu dalam video pidato yang dikutip dari BBC, Sabtu (7/10/2023).

Baca Juga: Ferrari Tabrakan di Bundaran HI, Diduga Wanita Baju Crop Top Hitam Pelakunya

Serangan roket yang baru pertama kali terjadi ini menyebabkan para militan Palestina melintasi pagar pembatas tepat setelah fajar, ketika rentetan roket diluncurkan dari Gaza.

Masih belum jelas, bagaimana orang-orang bersenjata itu dapat menembus salah satu perbatasan yang dijaga paling ketat di dunia.

Menurut militer Israel, puluhan jet tempur terlihat melakukan serangan udara pada lokasi Hamas di Gaza, dan telah menghancurkan 17 kompleks militer Hamas.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 6,3 di Afghanistan Sebabkan 120 Orang Tewas

Mereka juga mengatakan kalau pihaknya juga telah memobilisasi puluhan ribu pasukan cadangan.

Setidaknya ada dua warga Palestina yang tewas dalam serangan roket itu, kata pejabat kesehatan setempat.

Serangan roket tersebut dimulai tepat setelah fajar pada hari Sabtu di Gaza, yang bertepatan dengan hari Sabat Yahudi dan hari perayaan Simchat Torah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X