FAJARNUSA.COM — Baru-baru ini Rusia menyatakan niatnya untuk memulai Perang baru di kawasan Asia. Dengan adanya pernyataan tersebut, Rusia secara khusus memberikan peringatan keras kepada negara Semenanjung Korea untuk bersiap-siap karena akan mengalami krisis baru.
Krisis yang akan dialami oleh Semenanjung Korea disebabkan karena semakin kuat peningkatan ketegangan militer karena militer Amerika Serikat (AS) datang di wilayah tersebut.
Diplomat Georgy Zinoviev, kepala Departemen Asia Pertama Kementerian Luar Negeri Rusia, yang hadir pada forum Ekonomi Timur di Vladivostok mengatakan bahwa "dinamika peristiwa di Semenanjung Korea menunjukkan bahwa krisis baru sedang mendekat".
Baca Juga: Geger! Lagu Halo-halo Bandung Dijiplak Malaysia Dengan Judul Halo-halo Malaysia.
Diplomat Georgy mengacu pada peningkatan retorika perang yang datang dari Korea Utara dan Amerika Serikat, serta Korea Selatan dan Jepang. Namun, beliau juga mencatat bahwa Washington dan sekutunya telah meningkatkan manuver militer bersama di wilayah tersebut.
Pernyataan Diplomat Georgy diperkuat dengan terjadi untuk pertama kalinya sejak 1981, kapal selam Kentucky Amerika dengan rudal balistik berkemampuan nuklir muncul secara tiba-tiba di perairan Korea Selatan, ujar Georgy dikutip melalui Russia Todays.
Tak hanya itu, Korea Selatan, Korea Utara, Amerika Serikat, dan Jepang sama-sama memperkuat pelatihan militer mereka dan melakukan beberapa pelatihan rudal secara terang-terangan serta melakukan uji coba kapal-kapal selam sebagai bentuk serangan.**
Baca Juga: Heboh Makam Kuno di Waduk Gajah Mungkur, Ini Faktanya!
Artikel Terkait
Wartawan Mediakepri Group di Intimidasi Petugas Saat Liputan Aksi Penolakan Relokasi Kampung Tua Rempang
Pernah Alami Gatal Hingga Membentuk Sebuah Plak ? Yuk Kenali Gejala dan Penyebab nya !
Harapan Menpora Kepada Kontingen Indonesia di Pertandingan Asian Games 2022