Negara India Tak Akan Ada Lagi ? Ternyata Ini Yang Terjadi Sebenarnya !

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 8 September 2023 | 21:36 WIB
Negara India yang dirumorkan akan ganti nama (cnbc.com)
Negara India yang dirumorkan akan ganti nama (cnbc.com)

FAJARNUSA.COM — Banyak rumor yang sudah beredar bahwa negara India sudah tidak akan eksis lagi karena akan ganti nama menjadi Bharat, Apa yang terjadi sebenarnya ?

Rumor India mengganti nama itu mengemuka dari undangan baru-baru ini yang dikirim untuk jamuan makan malam kenegaraan G20 mendatang, menyebut Droupadi Murmu sebagai "Presiden Bharat" dan bukan "Presiden India" pada umumnya.

Mengutip Vice.com, Jumat (6/9/2023), beberapa politisi dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa telah menyatakan dukungannya terhadap perubahan nama, sementara politikus partai oposisi tampaknya bingung dengan usulan tersebut.

Baca Juga: Polisikan Mantan Manager, Fuji Lapor Dugaan Penggelapan Uang

Shashi Tharoor, anggota parlemen dari Indian National Congress party (partai Kongres Nasional India) dan mantan menteri, menulis di X yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, bahwa “bodoh” jika berhenti menyebut negara itu India.

"Meskipun tidak ada keberatan konstitusional untuk menyebut India sebagai 'Bharat', yang merupakan salah satu dari dua nama resmi negara tersebut, saya berharap pemerintah tidak akan sebodoh itu untuk sepenuhnya mengganti 'India', yang memiliki nilai merek yang tak terhitung banyaknya selama berabad-abad," tulis Tharoor.

"Kita harus terus menggunakan kedua kata tersebut daripada melepaskan klaim kita atas sebuah nama yang berbau sejarah, sebuah nama yang diakui di seluruh dunia," tambah Tharoor.

Baca Juga: Apasih Makna dari Logo Hari Olahraga Nasional 2023 ? Ternyata Ini Maknanya

Sementara itu, juru bicara BJP juga menulis tweet yang mengatakan bahwa Modi menghadiri pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Indonesia sebagai "Perdana Menteri Bharat.

Secara konstitusional, Bharat sudah menjadi nama resmi dari bahasa Sansekerta untuk negara tersebut. Di paspor menyertakan nama resmi Bharat Ganrajya dalam bahasa Hindi dan Republik India dalam bahasa Inggris.

Kabarnya sidang khusus parlemen akan diadakan pada akhir September, dan jika ada perubahan nama akan diumumkan secara resmi.​

Baca Juga: Jumat, 8 September 2023 Perempat Final Dimulai ! Simak Jadwal Pertandingan Perempat Final China Open 2023.

Negara berpenduduk lebih dari 1,4 miliar jiwa tersebut memang secara resmi dikenal dengan dua nama, yaitu "India" dan "Bharat". Namun, nama pertamalah yang paling umum digunakan, baik di dalam negeri maupun internasional.

Bharat dalam bahasa Hindi juga berarti India.

Perubahan nomenklatur ini didukung oleh pejabat Partai Bharatiya Janata yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi. Mereka berpendapat bahwa nama India diperkenalkan oleh kolonial Inggris dan merupakan simbol perbudakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Sumber: vice.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X