Doktif Klaim Skincare Dokter Richard Lee Relabelling Produk Lain Saat Rapat Bersama DPR: Beliau Duta Stiker

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 16 Maret 2025 | 08:18 WIB
Doktif klaim skincare dokter Richard yang relabelling produk lai.  (Tangkapan layar TikTok/DokterDetektiif - Instagram/dr.richard_lee)
Doktif klaim skincare dokter Richard yang relabelling produk lai. (Tangkapan layar TikTok/DokterDetektiif - Instagram/dr.richard_lee)

FAJARNUSA.COM - Influencer skincare, Doktif atau Dokter Detektif ikut hadir dalam rapat bersama Komisi VI DPR pada Rabu, 12 Maret 2025 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Doktif menjabarkan klaimnya mengenai dugaan penipuan yang dilakukan oleh dokter Richard Lee.

Salah satu yang diungkap oleh Doktif adalah relabelling atau mengklaim produk dengan label miliknya.

Baca Juga: Respon Cepat Bupati Imron Perbaiki Jalan Rusak

Doktif mengambil skincare Richard yakni salmon DNA dan menyatakan kalau produk darinya sebenarnya adalah Rive Skin dari Korea.

“Nah, di sini juga bisa dilihat relabelling dari produk Rive Skin, jadi sebenarnya ini adalah produk Rive Skin tapi beliau (Richard) tutup dengan stiker yang beliau buat sendiri,” jelas Doktif.

Ia kemudian menyebut Richard sebagai duta stiker karena tindakannya itu,

Baca Juga: Pemkab Cirebon Perjuangkan Kejelasan Status 1.737 PPPK

“Jadi kalau bercandaan, kita sebut beliau tuh duta stiker ya kita sebutnya,” ujar Doktif.

“Beliau hanya bisa memasang stiker,” tambahnya.

Doktif juga mengklaim kalau importir Rive Skin ke Indonesia yaitu Pyridam Farma dan Richard tidak memiliki kerja sama.

Baca Juga: PFN Ternyata Banyak Masalah, DPR akan Desak Pemerintah Beri Bantuan

“Richard mengakui di beberapa konten sudah memiliki ikatan kerja sama dengan Pyridam atau Rive Skin,” ucap Doktif.

“Tapi dari pihak Pyridam sendiri setelah diselidiki tidak punya ikatan kerja sama dengan Richard,” imbuhnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X