Sementara itu, daftar lima saham dengan penurunan terdalam (top loser) dipimpin oleh BRNA yang turun 10,6 persen ke Rp 840 per saham. LAPD dan BIMA sama-sama melemah 10 persen masing-masing ke Rp 81 dan Rp 45 per saham.
Di bawahnya, ada POLU yang merosot 9,6 persen ke Rp 5.850 per saham, serta DEFI yang turun 9,6 persen ke Rp 890 per saham.
Hingga kini, meski IHSG masih bertahan di kisaran 7.900-an, para pelaku pasar akan mencermati sentimen lanjutan dari pidato Presiden serta pergerakan saham unggulan untuk menentukan arah perdagangan di sesi kedua nanti.***
Artikel Terkait
Jawab Soal IHSG Anjlok, Menteri UMKM Pastikan Bukan Imbas dari Program Hapus Utang di Bank BUMN
IHSG BEI Hari Ini Melemah 9,16 Persen, Pengamat Sebut 50 Negara Siap Nego Imbas Dampak Tarif Impor AS
Soroti Gejolak Bursa Saham, Menko Airlangga Hartarto: IHSG Masih Negatif, tapi Sudah dalam Tren Positif
Pasca LG Batal Investasi di Proyek Baterai Nikel, Pengamat Ekonomi Minta RI Tak Anggap Remeh IHSG