Usai Minta Blokir Tiktok, Pedagang Tanah Abang Minta Penutupan E-shop Lainnya, Netizen Geram

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Senin, 9 Oktober 2023 | 21:19 WIB
Salah satu pedagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat, memasang poster dengan permintaan penutupan TikTok Shop, Shopee, dan Lazada. (Foto: Instagram/@kuy.info)
Salah satu pedagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat, memasang poster dengan permintaan penutupan TikTok Shop, Shopee, dan Lazada. (Foto: Instagram/@kuy.info)

FAJARNUSA.COM — Polemik pedagang di Tanah Abang yang menghadapi sepi pembeli tak kunjung berakhir meski TikTok Shop telah ditutup.

Baru-baru ini, sejumlah pedagang di Tanah Abang kembali mengeluarkan permintaan, kali ini untuk menutup Shopee, Lazada, dan berbagai toko online lainnya.

Pedagang-pedagang ini dengan tegas memasang poster-poster yang meminta agar Shopee dan Lazada juga ditutup.

Baca Juga: Hendak Ingin Berangkat Ke Sekolah, Pelajar SMA di Jakarta Timur Tewas Terlindas Bus

Dikutip dari sumber @fakta.jakarta, Poster tersebut dengan jelas menyuarakan pesan, "Tolong hapuskan TikTok Shop, Lazada, Shopee tolong kami, pak," demikian bunyi salah satu poster yang dipasang di Tanah Abang.

“Kembalikan Tanah Abang yang dulu pak,” bunyi poster lainnya.

“Hapus online shop,” bunti poster lainnya.

Baca Juga: Hana Hanifah, Artis FTV Yang Hot Dikabarkan Diselingkuhi Oleh Suaminya

Seorang pedagang, Anton, mengungkapkan keheranannya atas penurunan drastis dalam penjualan dan omzet.

Ia bingung mengapa produk yang sama memiliki harga yang begitu berbeda di platform online.

"Kualitas sama, barang sama, tapi harganya jauh berbeda. Kenapa dia bisa menjual dengan harga begitu rendah? Kami jual seharga Rp 100 ribu, sementara online bisa Rp 49 ribu, Rp 39 ribu. Kami bahkan memproduksi bahan produk kami sendiri, tapi sulit bersaing dengan harga-harga online," ungkapnya.

Baca Juga: Penyanyi Anji Manji Akhirnya Putuskan Tak Akan Pernah Lagi Bawakan Lagu Band Drive, Alasannya Ini

Pedagang lain, seperti Anggi, juga mengeluhkan penurunan omzet yang disebabkan oleh toko online.

Mereka merasa bahwa jika orang-orang hanya berbelanja secara online, maka Tanah Abang akan kehilangan daya tariknya.

"Jika orang-orang hanya berbelanja secara online, Tanah Abang akan terasa sepi, seperti kuburan," keluh Anggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X