Pjs. Bupati Indramayu Keliling Lapangan Sport Center, Tekankan Kebersihan dan Sarana Atlet

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 26 Oktober 2024 | 14:34 WIB
Pjs. Bupati Indramayu bersama SKPD meninjau lapangan sport center (Dokumentasi)
Pjs. Bupati Indramayu bersama SKPD meninjau lapangan sport center (Dokumentasi)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Pjs. Bupati Indramayu Dr. H. Dedi Taufik, M.Si Sabtu pagi (26/10/2024) berkeliling areal Sport Center Indramayu. Selain untuk berolahraga pagi, kegiatan tersebut juga merupakan ajang untuk melihat kondisi kebersihan dan sarana latihan atlet.

Dengan mengelilingi lapangan madya atletik sebanyak 3 putaran, Pjs. Bupati Indramayu memonitoring kebersihan di berbagai sudut areal Sport Center yang digunakan pada Porda tahun 2003 silam.

Pada kesempatan itu turut hadir Kepala Dinas PUPR Asep Abdul Mukti, Plt. Kepala DLH Edi Umaedi, Plt. Kadispara Rorry Firmansyah, Ka Satpol PP dan Damkar Teguh Budiarso, serta beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga: Prabowo Tiba di Magelang untuk Gembleng Anggota Kabinet Disambut Antusias Warga, Selamat Bekerja dengan Ikhlas Pak

Dedi Taufik menekankan, areal Sport Center sebagai area publik yang digunakan oleh masyarakat Indramayu harus ditingkatkan kebersihannya. Masih ditemukan adanya sampah di beberapa sudut dan rumput liar yang harus dibersihkan.

"Tadi saya keliling masih adanya sampah dan rumput liar yang harus segera dibersihkan. Jika areal publik ini bersih masyarakat akan makin nyaman karena kondisi yang bersih," kata Dedi Taufik.

Seusai dari lapangan atletik, selanjutnya Dedi Taufik meninjau Kolam Renang Tirta Kencana yang sempat menjadi primadona pada tahun 90an di Kabupaten Indramayu. Di tempat tersebut, Dedi Taufik banyak memberikan masukan terkait tata kelola kolam renang yang harus berdampak pada prestasi atlet.

Baca Juga: 3 Menteri Era Jokowi Ini Dicintai Netizen Tapi Tak Lagi Menjabat di Kabinet Merah Putih, Begini Nasibnya Sekarang

Menurutnya, di Indramayu harus banyak dilaksanakan event cabang olahraga. Kegiatan tersebut sebagai acuan perkembangan prestasi atlet hasil dari latihan yang dilakukan selama ini. Event yang bisa dilakukan minimal 3 kali dalam 1 tahun sehingga bisa terlihat hasil pembinaan dari cabor selama ini.

"Atlet kita jangan hanya latihan terus, tetapi mereka harus mengikuti event minimal tiga kali setahun sehingga mereka ada tempat untuk bertanding," tegas Dedi Taufik.

Dengan adanya event yang sering dilakukan, maka prestasi atlet akan semakin meningkat. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X