FAJARNUSA - Politikus Partai Demokrat yang juga mantan aktivis Mahasiswa Andi Arif, menyayangkan aksi gerakan Mahasiswa yang kerap kali terlibat bentrok dengan aparat takala berdemonstrasi.
Mantan staf khusus presiden bidang bantuan sosial dan bencana alam di era SBY tersebut menilai 10 tahun terakhirm tren gerakan Mahasiswa selalu memilih jalan kekerasan sebagai tujuan gerakan Mahasiswa.
"Kepada Mahasiswa diseluruh Indonesia,pertama saya melihat tren 10 tahun terakhir ini kenapa bentrok ini menjadi tujuan" Kritik Andi dalam video twitternya Selasa, 6 September 2022.
Andi Arif yang dimasa lalu merupakan pentolan gerakan Mahasiswa dari Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) yang berafiliasi dengan Partai Rakyat Demokratik (PRD) menilai bentrok itu bukan tujuan tapi respon dari kekerasan yang dilakukan aparat terhadap gerakan Mahasiswa,
"Dari teori gerakan massa, bentrok itu adalah respon kekerasan yang dilakukan aparatus negara, bukan dimulai oleh mahasiswa, jadi misalnya dipukuli kemudian melawan seperti gerakan mahasiswa di Korea" terang Andi Arif.
Andi Arif yang juga merupakan salahsatu korban penculikan dimasa rezim orde baru berkuasa menyarankan jika gerakan Mahasiswa ingin sukses maka ia harus menyatu dengan rakyat.
"Dalam sejarah gerakan mahasiswa Indonesia yang sukses adalah, itu dia bersama rakyat berkumpul dengan sabar mengumpulkan rakyat untuk berjuang bersama-sama bukan dengan mengandalkan kekerasan" beber Andi Arif.
Lebih jauh Andi Arif juga menyarankan gerakan Mahasiswa untuk membangun hubungan perjuangan bersama sama masyarakat yang lebih luas.
"Berkumpul itu adalah menyatunya kekuatan mahasiswa dan rakyat, artinya mahasiswa harus mendapat simpati kuat dari rakyat sehingga rakyat menjadi ikut" tambah Andi Arif.
Masih dengan konsep tanpa kekerasan, Andi Arif juga menyampaikan beberapa pilihan dalam perjuangan Mahasiswa ketika bersatu dengan rakyat
"Diam ditempat ataupun berjalan rally tanpa kekerasan, dengan tuntutan yang jelas sehingga tuntutan itu terbaca dan masyarakat bersimpati dengan gerakan mahasiswa" ungkap Andi Arif.
Artikel Terkait
2 Anggota Polri Baku Tembak Satu Tewas , Ini Penyebab Nya
Kecelakaan Maut Truk Tangki Cibubur 10 Warga Tewas
Terkuak, Bongkar Kasus Ferdy Sambo, Ahmad Sahroni: Kapolri dan Presiden Kena Prank
Polri Bantah Jokowi? Tak Dilibatkan Rekontruksi Pembunuhan Brigadir J, Pengacara: 'Transparansi Omong Kosong!'
Heboh Kasus HIV/AIDS di Kota Bandung, ini Koreksi Hingga Beda Pendapat Ridwan Kamil Dengan Uu
Tsamara Sentil Pedas Gubernur Jabar Soal Poligami Jadi Penawar HIV/AIDS
Wagub Jabar Minta Maaf Meskipun Soal Poligami Mencegah HIV/AIDS Pernyataan Pribadi