FAJARNUSA.COM — Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, dengan tenang merespons pernyataan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, yang menyebutkan bahwa pencalonan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto, menabrak konstitusi.
"Tidak ada yang menabrak konstitusi," kata Ace kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (1/11).
Ace justru menekankan bahwa dengan pencalonan Gibran, konstitusi memberikan kesempatan kepada anak muda untuk ikut serta dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Telah Resmi Piala Dunia 2034 Digelar di Arab Saudi
"Yang ada adalah bahwa Mas Gibran maju sebagai cawapres karena konstitusi memberikan kesempatan kepada anak muda, terutama bagi warga negara yang telah menjadi kepala daerah," ujar Ace.
Di sisi lain, Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengungkapkan bahwa Gibran sebenarnya telah dipersiapkan oleh PDIP untuk melanjutkan kepemimpinan ayahnya, Joko Widodo, sebagai pemimpin negara.
Namun, Djarot merasa kecewa karena Gibran tergesa-gesa dan dinilai melangkahi konstitusi, sehingga merasa ada upaya merekayasa konstitusi.
"Tetapi ada ketidaksabaran sehingga mengambil jalan pintas dan menabrak konstitusi, merekayasa konstitusi. Ini yang membikin saya kecewa," ucap Djarot kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (31/10). *
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Kembali Groundbreaking RS Mayapada di IKN Nusantara Kalimantan Timur
Pemerintah Bolivia Umumkan Putus Hubungan Diplomatik Dengan Israel Atas Serangan di Gaza
RB Leipzig Tersingkir Dari Piala Jerman Setelah Kalah Lawan Wolfsburg
Tiga Parpol Aceh Dukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024
Viral Rekaman VAR Ronaldo Diganti Buat Ronaldo Emosi