PDIP Terpukul dengan Keputusan Gibran Maju sebagai Cawapres Prabowo, Gibran: Ya Itu, Silahkan Pak Hasto

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Senin, 30 Oktober 2023 | 17:21 WIB
Gibran Rakabuming Raka, anak dari Presiden Jokowi, memberikan pernyataan singkat kepada media setelah menerima tawaran untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). (Foto: X/@ekagumilars)
Gibran Rakabuming Raka, anak dari Presiden Jokowi, memberikan pernyataan singkat kepada media setelah menerima tawaran untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). (Foto: X/@ekagumilars)

FAJARNUSA.COMPDIP terkejut dan terpukul dengan keputusan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang memutuskan maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto.

Keputusan ini muncul setelah gugatan terkait syarat pencalonan capres-cawapres yang diajukan oleh Gibran dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Mengenai langkahnya ini, Gibran memberikan tanggapan yang singkat.

Baca Juga: Pernyataan Sekjen PAN Tanggapi Soal Isu Kartu Truf dalam Dukungan Pasangan Capres

Ia juga menjawab pertanyaan terkait pernyataan tentang priviledge yang diberikan PDIP kepada keluarga Jokowi.

"Ya itu (mendapat privilege keluarga Jokowi dan meninggalkan PDIP), monggo (silakan), saya kembalikan lagi ke Pak Hasto," kata Gibran di Balai Kota pada Senin (30/10).

Dalam konteks sanksi yang mungkin diterimanya dari DPP PDIP karena memutuskan maju sebagai cawapres pendamping capres Prabowo Subianto, Gibran mengklarifikasi bahwa ia telah menjelaskan masalah ini berulang kali kepada media.

Baca Juga: Orang Tua Luis Diaz Jadi Korban Penculikan Dikolombia

"Teman-teman media saya sudah berkali bilang, kira-kira dua minggu lalu. Saya sudah ketemu Mbak Puan dan Pak Arsyad, beliau berdua sudah memberikan izin kepada saya untuk ikut berkompetisi, jadi tidak perlu saya ulang-ulang lagi. Ya, makasih," jelasnya.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan kekecewaan para elite DPP PDIP terkait keputusan Gibran.

PDIP sebelumnya telah memberikan keistimewaan kepada Presiden Jokowi dan keluarganya, tetapi akhirnya dihadapkan dengan kenyataan bahwa Gibran meninggalkan partai tersebut.

Baca Juga: Gaza Akhiri Tahun Ajaran 2023/2024 Semua Siswa Telah Terbunuh Syahid

"Kami begitu mencintai dan memberikan privilege yang begitu besar kepada Presiden Jokowi dan keluarganya, namun kami ditinggalkan karena masih ada permintaan lain yang berpotensi melanggar pranata kebaikan dan Konstitusi. Pada awalnya kami hanya berdoa agar hal tersebut tidak terjadi, namun ternyata itu benar-benar terjadi," ungkap Hasto Kristiyanto. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X