FAJARNUSA.COM—Gaza mengalami malam terburuk dalam sejarah Gaza. Ratusan korban luka-luka dan syahid tak dapat dijangkau ambulan.
Serangan yang dilakukan Israel terhadap Gaza tidak berhenti dimana-mana Gaza dimusnahkan ini adalah malam yang buruk dalam sejarah Gaza.
Menteri pendidikan Gaza baru-baru ini menegaskan dalam pernyataan resminya bahwa tahun ajaran 2023/2024 telah berakhir.
Baca Juga: Piers Morgan Kritik Erik Ten Hag Setelah Kalah Lawan City di Laga Derby Manchester
Hal ini terjadi lantaran seluruh siswa Palestina telah terbunuh akibat serangan bom yang dilakukan Israel terhadap Gaza.
Israel terus-terusan menyerang Gaza selama 24 jam. Ratusan korban berjatuhan setiap jamnya akibat serangan yang terjadi.
Bom yang digunakan Israel untuk menyerang Gaza dan warga Palestina adalah fosfor putih. Bom ini membakar kulit dan hanya akan berhenti membakar jika sudah mencapai tulang.
Baca Juga: Bulan November 2023 Akan Tiba dengan Banyak Hari Besar, Simak Kapan Saja Tanggalnya
Serangan yang dilakukan oleh zionis Israel ditujukan kepada rumah sakit, desa, dan kota Gaza terus menerus lewat laut dan udara.
Kemudian seluruh jaringan komunikasi dan internet juga telah diputus oleh Israel sehingga warga Gaza tidak dapat saling berkomunikasi dengan dunia luar.
Banyaknya korban yang mayoritas adalah anak-anak membuat Menteri Pendidikan Gaza mengumumkan bahwatahun ajaran 2023/2024 telah berakhir karena seluruh siswa telah mati secara syahid.**
Artikel Terkait
Romelu Lukaku vs Inter Milan Bermain Lawan Mantan Sampai Mati Kutu
Makan Siang Bersama Tiga Calon Presiden, Jokowi Undang Anies, Ganjar, dan Prabowo
Jude Bellingham Dirumorkan Bisa Rebut Penghargaan Ballon d'Or 2023
Gojek Meluncurkan Jaket Baru, Simbol Kolaborasi dalam Ekosistem GoTo
Panji Gumilang Pimpinan Al- Zaytun Dijebloskan ke Sel Tahanan Lapas Indramayu