Polisi Segel Kampanye Gurita Monster Oligarki Greenpeace di Bundaran HI, Wajah 3 Calon Presiden Jadi Alasannya

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Minggu, 8 Oktober 2023 | 20:54 WIB
Gurita raksasa di Bundaran HI, Jakarta (Foto: tangkapan layar Instagram/@lomba.nasional)
Gurita raksasa di Bundaran HI, Jakarta (Foto: tangkapan layar Instagram/@lomba.nasional)

Baca Juga: Sinopsis Film Anime The Wind Rise: Jiro Horikoshi Seorang Insinyur Pesawat Asal Jepang

"Greenpeace meyakini kekuatan rakyat yang akan menggunakan hak politiknya di Pemilu 2024 akan mampu melemahkan kekuatan oligarki dan menyelamatkan bumi,” kata dia.

Greenpeace juga mengungkapkan bahwa Pemilu seringkali menjadi momentum bagi oligarki untuk mempertahankan pengaruh dan kekuasaan mereka dengan mendukung kandidat-kandidat tertentu.

"Mereka ‘berinvestasi’ dengan membiayai para kandidat, bahkan dengan ikut maju di pemilu," tulis Greenpeace.

Baca Juga: 5 Olahraga Membentuk Otot Perut

Mereka mengingatkan bahwa oligarki telah mempengaruhi pengesahan berbagai regulasi yang kontroversial, seperti revisi Undang-Undang KPK, UU Minerba, UU Mahkamah Konstitusi, dan UU Cipta Kerja.

Selain itu, kebijakan-kebijakan yang menguntungkan pengusaha juga menjadi perhatian Greenpeace, seperti ekspor pasir laut, masuknya batu bara dan sawit dalam taksonomi hijau, serta proyek-proyek strategis nasional yang dianggap kontroversial.

Aksi protes dengan gurita 'Monster Oligarki' pertama kali muncul pada tahun 2021 sebagai bentuk penolakan terhadap disahkannya UU Cipta Kerja.

Selain di Jakarta, aksi Anti-Oligarki juga dilakukan di beberapa daerah Indonesia, termasuk Sorong dan Jayapura. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X