Baca Juga: Sinopsis Film Anime The Wind Rise: Jiro Horikoshi Seorang Insinyur Pesawat Asal Jepang
"Greenpeace meyakini kekuatan rakyat yang akan menggunakan hak politiknya di Pemilu 2024 akan mampu melemahkan kekuatan oligarki dan menyelamatkan bumi,” kata dia.
Greenpeace juga mengungkapkan bahwa Pemilu seringkali menjadi momentum bagi oligarki untuk mempertahankan pengaruh dan kekuasaan mereka dengan mendukung kandidat-kandidat tertentu.
"Mereka ‘berinvestasi’ dengan membiayai para kandidat, bahkan dengan ikut maju di pemilu," tulis Greenpeace.
Baca Juga: 5 Olahraga Membentuk Otot Perut
Mereka mengingatkan bahwa oligarki telah mempengaruhi pengesahan berbagai regulasi yang kontroversial, seperti revisi Undang-Undang KPK, UU Minerba, UU Mahkamah Konstitusi, dan UU Cipta Kerja.
Selain itu, kebijakan-kebijakan yang menguntungkan pengusaha juga menjadi perhatian Greenpeace, seperti ekspor pasir laut, masuknya batu bara dan sawit dalam taksonomi hijau, serta proyek-proyek strategis nasional yang dianggap kontroversial.
Aksi protes dengan gurita 'Monster Oligarki' pertama kali muncul pada tahun 2021 sebagai bentuk penolakan terhadap disahkannya UU Cipta Kerja.
Selain di Jakarta, aksi Anti-Oligarki juga dilakukan di beberapa daerah Indonesia, termasuk Sorong dan Jayapura. *
Artikel Terkait
Pilih Hokky Caraka atau Ramadhan Sananta Jelang Kontra Indonesia vs Brunei Darussalam
HP Samsung Galaxy A05 Dengan Harga Terjangkau Mulai 1 Jutaan, Simak Spesifikasi dan Harga
Ekspedisi 5 Mahasiswa Universitas Brawijaya Buntut Informasi Ritual Pesugihan Gunung Kawi
5 Manfaat Kandungan Dalam Kopi
Jalankan Visi Global, Coca-Cola & Grab Adakan Kolaborasi Untuk Program Recycle Me