“Kita kerja susah, orang bilang angka ekonomi naik tapi realitanya kanan-kiri orang dipecatin,” sambungnya.
“Sektor informal kita paling banyak, okelah sektor informal itu membantu tapi kan nggak ada penggeraknya,” tuturnya.
Laporan Bank Dunia soal Lapangan Kerja Indonesia
World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025 menyebutkan bahwa kawasan Asia Timur dan Pasifik mengalami kesulitan dalam mencari lapangan kerja.
Bahkan secara spesifik disebutkan bahwa 1 dari 7 pemuda di Indonesia dan China adalah pengangguran yang sulit mendapatkan pekerjaan.
Dari laporan tersebut juga menyinggung tentang orang-orang di Asia Timur dan Pasifik masih banyak yang bekerja di sektor informal.
Baca Juga: John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sosok di Balik Sejarah Kanada Mencapai Piala Dunia
Sementara itu, Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Surya Lukita Warman, pada September 2025 lalu sempat mengungkapkan bahwa setiap tahunnya ada 10,7 juta orang di Indonesia yang butuh pekerjaan.
Angka tersebut bahkan tidak termasuk sebagai angkatan kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun yang memilih keluar dari pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan baru.
***
Artikel Terkait
6 Tips Lipstik Awet Tanpa Reapply Berulang, Jaga Penampilan Tetap On Point Seharian!
Faktor Penentu Suksesnya Konsolidasi Asuransi, dari Keterbukaan Data hingga Tata Kelola sebagai Fondasi
Sambut Tahun Baru dengan Tren Viral Makan 12 Anggur di Bawah Meja
Perbedaan Antara Kritik Sah, Hate Speech, dan Hoax di Tengah Krisis Bencana, Begini Menurut Prof Trubus