Tak Hanya soal Komunikasi, Psikolog Keluarga Sebut Masalah Sering Muncul karena Faktor Ekonomi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 5 Januari 2026 | 07:02 WIB
Psikolog Irfan Aulia ungkap menerima klien dengan kasus keluhan soal ekonomi jadi dampak ke keluarga (YouTube/Forum Keadilan TV)
Psikolog Irfan Aulia ungkap menerima klien dengan kasus keluhan soal ekonomi jadi dampak ke keluarga (YouTube/Forum Keadilan TV)

“Kita kerja susah, orang bilang angka ekonomi naik tapi realitanya kanan-kiri orang dipecatin,” sambungnya.

“Sektor informal kita paling banyak, okelah sektor informal itu membantu tapi kan nggak ada penggeraknya,” tuturnya.

Laporan Bank Dunia soal Lapangan Kerja Indonesia

Baca Juga: John Herdman Sosok yang Berjasa di Karier Ismael Kone Timnas Kanada Kini Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025 menyebutkan bahwa kawasan Asia Timur dan Pasifik mengalami kesulitan dalam mencari lapangan kerja.

Bahkan secara spesifik disebutkan bahwa 1 dari 7 pemuda di Indonesia dan China adalah pengangguran yang sulit mendapatkan pekerjaan.

Dari laporan tersebut juga menyinggung tentang orang-orang di Asia Timur dan Pasifik masih banyak yang bekerja di sektor informal.

Baca Juga: John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sosok di Balik Sejarah Kanada Mencapai Piala Dunia

Sementara itu, Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Surya Lukita Warman, pada September 2025 lalu sempat mengungkapkan bahwa setiap tahunnya ada 10,7 juta orang di Indonesia yang butuh pekerjaan.

Angka tersebut bahkan tidak termasuk sebagai angkatan kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun yang memilih keluar dari pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan baru.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X