FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Sungai Tjimanoek yang membelah wilayah kota Indramayu selama ini dipenuhi eceng gondok terutama di pintu air Waduk Bojongsari. Melihat hal itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menurunkan 2 (dua) unit excavator untuk melakukan pembersihan dan pengangkatan gulma tersebut.
Keberadaan eceng gondok selama ini dikeluhkan oleh masyarakat karena menggangu ekosistem pengairan dan tersumbatnya air jika mengalami peningkatan debit.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pembersihan sungai Tjimanoek ini harus rutin dilakukan oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung karena merupakan sebuah peradaban Kabupaten Indramayu. Sungai Tjimanoek harus menjadi anugerah bagi masyarakat Kabupaten Indramayu untuk itu harus benar-benar di jaga kelestariannya.
Baca Juga: Kabar Gaji PNS Naik 16 Persen Jadi Trending Topic, BKN Beri Kepastian Ini
"Saya sudah koordinasi dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung yang mempunyai kewenangan terhadap sungai ini. Kita tidak bisa biarkan terlalu lama, untuk itu melalui Dinas PUPR kita lakukan pembersihan," kata Lucky Hakim didampingi Kadis PUPR, Rabu (9/4/2025).
Lucky Hakim menambahkan, pembersihan eceng gondok membutuhkan waktu sekitar 1 bulan karena volume yang sangat banyak. Untuk itu kedepannya harus ada petugas yang rutin membersihkan gulma tersebut.
Warga yang berada di Kelurahan Kepandean menyambut baik pembersihan tersebut, mereka berharap agar ditempatkan petugas kebersihan secara rutin untuk membersihkan eceng gondok sehingga tidak menumpuk.***
Artikel Terkait
Petani Arahan Senang, Saluran Air Bersih dari Eceng Gondok
Cegah Banjir, Pemkab Cirebon Bangun Kolam Retensi dan Normalisasi Sungai Sejak Mei 2024
Terjadi Tumpukan Sampah di Bendungan Karet Jamblang Desa Sambeng, Pj Bupati Imbau Masyarakat tidak Buang Sampah ke Sungai
Sorotan Khusus: Pramono-Rano Resmi Dilantik Jadi Pemimpin DKI, Bersiap Atasi Persoalan Banjir dengan Keruk Semua Sungai di Jakarta