FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Pemeliharaan lingkungan dan pengelolaan persampahan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, tidak hanya pemerintah daerah melainkan seluruh stakeholder serta masyarakat itu sendiri.
Dengan demikian, membangun kesadaran dan kepedulian terhadap hal tersebut merupakan hal penting yang harus ditanamkan sejak dini di tengah-tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan, Pjs. Bupati Indramayu Dr. H. Dedi Taufik, M. Si dalam rapat koordinasi persiapan penilaian Adipura tahun 2024 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Selasa (22/10/2024).
Baca Juga: Siswa Penerima Makan Bergizi Gratis Titip Surat untuk Prabowo-Gibran, Apakah Isi Suratnya ?
Dedi menyebut, Adipura merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah berhasil dalam pengelolaan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan termasuk di dalamnya pengelolaan persampahan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya membangun sinergi dan meningkatkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder sehingga pengelolaan lingkungan dapat secara optimal dan seluruh indikator dalam penilaian penghargaan Adipura dapat terpenuhi.
“Adipura merupakan momentum penting bagi instansi pemerintah untuk mengevaluasi kinerja serta mengembalikan fungsi setiap lokasi sesuai dengan peruntukannya. Kolaborasi antara seluruh jajaran pemerintahan, sektor swasta, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan. Mari bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman demi kesejahteraan bersama serta pencapaian prestasi Adipura,” ucapnya.
Baca Juga: Ketua Bidang PTKP HMI KOM IP Bangkalan Ingatkan Janji Prabowo Pada Pendidikan di Negeri Ini
Sementara, itu Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman menjelaskan, secara teknis terdapat beberapa tahapan dalam penilaian Adipura yakni tahap klasifikasi, tahap pengumpulan data sekunder, tahap pemantauan, serta tahap penilaian.
Pada tahap pemantauan sendiri, terdapat beberapa lokasi yang akan dikunjungi oleh tim penilai diantaranya adalah TPA Sampah, pasar, terminal, permukiman, serta rumah sakit.
Selain itu, perairan terbuka, hutan kota, taman kota, bank sampah/induk, fasilitas pengolahan sampah skala kota juga turut menjadi titik pantau tim penilai.
Baca Juga: Kota Cirebon Masuk Empat Terbaik di Jawa Barat Verifikasi Penilaian Germas Tingkat Provinsi
Melalui kegiatan tersebut, Aep berharap fokus tujuan tidak hanya pada perolehan penghargaan semata namun juga bagaimana membudayakan menjaga kebersihan lingkungan dan hidup sehat kepada masyarakat serta mematuhi berbagai peraturan yang ada sehingga menciptakan suasana lingkungan yang nyaman dan potensial untuk terus berkembang.
Rapat koordinasi tersebut, tidak hanya diikuti oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu namun juga stakeholder lainnya termasuk Perusahaan BUMN/BUMD yang ada Kabupaten Indramayu. ***
Artikel Terkait
Peringatan Hari Lingkungan Hidup, DLH Mencatat Produksi Sampah di Kabupaten Cirebon Mencapai 1.200 ton per Hari
Pemkab Cirebon Gandeng Investor Asing untuk Pengelolaan TPA Sampah Ramah Lingkungan
Hadirkan Inovasi Berkelas, Mahasiswa KKN Blukon ITB Widya Gama Lumajang Sulap Limbah Jagung Jadi Tiga Produk Unggulan Ramah Lingkungan
Taman Hayati Indramayu Terus Tingkatan Kualitas Lingkungan