FAJARNUSA.COM – Kegiatan silaturahmi merupakan saling mengunjungi kepada saudara dan kerabat yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan, ada yang menyebut bahwa silaturahmi adalah salah satu resep untuk panjang umur.
<span;>Benarkan silaturahmi bisa memperpanjang umur?
Serta dalam ajaran Islam, silaturahmi disebutkan memiliki banyak sekali keutamaan. Keutamaan silaturahmi dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari, Muslim, dan perawi lainnya.
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Baca Juga: Tarekat Tijaniyah Promosikan Perdamaian Menag Hadir Sampaikan Amanat Jokowi
Artinya: "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaklah ia bersilaturahim."
Maka hadis tersebut menjelaskan dua keutamaan silaturahmi, yakni kelapangan rezeki dan panjang umur. Melansir NU Online, Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa yang dimaksud "dilapangkan rezekinya" adalah diluaskan dan dijadikan banyak hartanya, dan menurut pendapat yang lain, artinya adalah diberi keberkahan harta (meskipun secara lahiriah, harta tidak bertambah banyak).
Masih terkait keutamaan silaturahmi memperpanjang umur, sebagian orang bisa jadi bertanya-tanya. Pasalnya, umat Islam selama meyakini bahwa usia seseorang sudah ditetapkan Allah SWT sejak ia di dalam kandungan.
Baca Juga: Setelah Cak Imin Dipilih Anies, Prabowo Diprediksi Bakal Gandeng Erick Thohir
Dan ada sejumlah jawaban yang dikemukakan para ulama terkait keutamaan silaturahmi yang bisa memperpanjang umur. Hal itu dijelaskan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-'Asqalani dalam Fathul Bari dan al-Hafizh an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim.
1. Panjang umur sebagai arti kiasan
Penambahan umur atau penangguhan ajal yang dimaksud dalam hadis keutamaan silaturahmi adalah bermakna kiasan mengenai berkahnya usia seseorang. Artinya, dengan sebab silaturahim, seseorang akan diberi kemampuan berbuat ketaatan, dan diberi kemudahan untuk dapat melalui masa hidupnya dengan hal-hal yang memberikan manfaat akhirat.
Selain itu, ia dijaga dari tindakan menyia-nyiakan umurnya dalam hal-hal yang tidak bermanfaat. Jadi silaturahim menjadi sebab bagi seseorang untuk memperoleh taufik (kemampuan berbuat taat) dan menjadi sebab terjaga dari maksiat.
Baca Juga: Tim Raimas Macan Kumbang Gagalkan Aksi Tawuran, Amankan Barang Bukti Sajam
2. Panjang umur sebagai makna hakiki
Makna panjang umur sebab silaturahmi yang kedua adalah makna hakiki atau arti sebenarnya dan bukan kiasan.
Menukil laman Muhammadiyah, dalam hadis disebutkan "sisa umur kita dipanjangkan" dimaksudkan bertambahnya kekuatan tubuh karena ditopang oleh kekuatan tubuh-tubuh saudara kerabat yang lain.
Andaikan kita ditakdirkan berumur 70 tahun, jika Allah SWT berkehendak, bisa jadi ditambah 10 tahun sebagai berkah dari silaturahmi. Demikian Ibnu Qutaibah menakwilkannya.
Demikian penjelasan soal keutamaan silaturahmi yang bisa memperpanjang umur.