internasional

Resmi Dilantik, Paus Leo XIV Catat Sejarah sebagai Paus Pertama dari Amerika

Senin, 19 Mei 2025 | 08:12 WIB
Paus Leo XIV telah resmi dilantik pada Minggu 18 Mei 2025. (Youtube/Vatican News)

FAJARNUSA.COM -- Paus ke-267, Paus Leo XIV telah resmi dilantik pada Minggu 18 Mei 2025 di Lapangan Santo Petrus Vatikan.

Momen ini menjadi peristiwa bersejarah bagi umat Katolik sedunia dan disaksikan oleh ribuan umat dan tamu undangan penting dari berbagai penjuru dunia. 

Untuk diketahui, Paus Leo XIV ini merupakan sosok pertama dari Amerika Serikat yang dipercaya menduduki takhta kepausan.

Baca Juga: Maxime Bouttier Ngaku Tak Menyangka Bisa Nikahi Luna Maya: Sekarang Masih Canggung

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tapi juga sarat akan simbol dan makna spiritual mendalam. 

Dalam prosesi yang berlangsung selama dua jam, Paus Leo menerima pallium atau jubah wol domba yang menandakan perannya sebagai gembala umat. 

Selain itu, ia juga memakai cincin nelayan yang melambangkan otoritasnya sebagai penerus Santo Petrus, nelayan yang dipercaya sebagai paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik.

Baca Juga: Pangeran Djatikusumah Generasi Ketiga Sunda Wiwitan Wafat, Dikebumikan di Bawah Batu Satangtung

Upacara ini turut dihadiri para tokoh penting dunia seperti Wakil Presiden AS JD Vance, Menlu AS Marco Rubio, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, serta Presiden Peru Dina Boluarte, negara di mana Paus Leo pernah mengabdi selama bertahun-tahun sebagai misionaris dan uskup. 

Delegasi dari lebih dari 150 negara juga dipastikan hadir, memperlihatkan luasnya jaringan dan pengaruh Vatikan secara global.

Meski telah terpilih pada 8 Mei lalu, masa jabatan Paus Leo secara resmi dimulai hari ini. 

Baca Juga: Prabowo Bongkar Ada Oknum yang Sogok Hakim hingga Beli Pejabat: Mereka Takut Indonesia Mandiri

Juru bicara Vatikan menyebutkan bahwa setelah pelantikan, Paus akan menyapa delegasi internasional sebelum melangsungkan audiensi umum pertamanya dengan umat pada 21 Mei mendatang.

Dalam Misa perdananya sebagai Paus pada 9 Mei, Leo menyerukan pentingnya kerendahan hati bagi para pemimpin gereja. 

Ia juga menyampaikan pesan kuat tentang perdamaian, terutama di wilayah-wilayah konflik. 

Halaman:

Tags

Terkini