FAJARNUSA.COM—Hamas, kelompok militan Islam Palestina yang memerintah Jalur Gaza, telah menciptakan kehebohan internasional dengan melancarkan serangan mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Israel.
Serangan ini terjadi tanpa peringatan, mengguncang ketenangan di wilayah tersebut.
Sejak mengambil alih kekuasaan di Gaza pada tahun 2007, Hamas telah menjadi pihak yang sering bertikai dengan Israel.
Baca Juga: Ratusan Unit Sepeda Listrik Hangus Terbakar di Toko Sepeda Planet Bike Kesambi Cirebon
Mereka bersumpah untuk menghancurkan Israel, dan konflik antara keduanya telah memakan korban jiwa dan merusak banyak infrastruktur.
Dalam serangannya yang paling baru, Hamas tidak hanya menembakkan ribuan roket ke wilayah Israel, tetapi juga mengirimkan puluhan militan ke perbatasan untuk menyerbu komunitas-komunitas di dekat Jalur Gaza.
Serangan ini menyebabkan kematian puluhan warga sipil dan penangkapan orang lainnya.
Baca Juga: Perang Kembali Terjadi, Israel vs Hamas Palestina Akibatkan 201 Orang Tewas
Israel, dalam respons cepat, melancarkan serangan udara untuk menargetkan situs-situs militan di Gaza sebagai tindakan balasan terhadap serangan Hamas.
Ketegangan yang konstan antara kedua belah pihak terus memicu kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut.
Hamas, selama ini, telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh sejumlah negara, termasuk Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan lainnya.
Baca Juga: Kebakaran Gudang Toko Sepeda di Kesambi Cirebon, Diduga Sebuah Tungku Hanguskan Sejumlah Sepeda
Mereka mendapatkan dukungan dari Iran, yang memberikan dana, senjata, dan pelatihan kepada mereka.
Konflik antara Hamas dan Israel terus menjadi fokus perhatian dunia, dengan upaya diplomatik terus dilakukan untuk mencari solusi yang damai. *