Media-media lokal di Israel pun menyebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah setuju terhadap kesepakatan itu, namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintahan Iran perihal sikap resmi terhadap gencatan senjata tersebut.
Di sisi lain, gencatan senjata ini merupakan hasil dari meningkatnya eskalasi militer sejak 13 Juni 2025, setelah Israel melancarkan agresi besar-besaran dan negara sekutunya, AS ikut menyerang tiga fasilitas nuklir utama Iran di Isfahan, Natanz, dan Fordow.***
Artikel Terkait
Naikkan Status ‘Siaga 1’ Tuk WNI di Iran, Menlu Sugiono: Target Israel Bukan Hanya Militer tapi Juga Sipil
Pejabat Senior AS Bocorkan Amerika Serikat Bersiap Lakukan Serangan usai Iran Nyatakan Tak akan Menyerah pada Israel
Donald Trump: Israel dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Penuh, Dimulai Bertahap dalam 24 Jam
Perang Iran-Israel: Percikan Api Menuju Armageddon dan Kebangkitan Pan-Islamisme