"Pertama Indonesia akan meningkatkan pembelian energi dari AS, antara lain LPG, crude oil dan gasoline. Indonesia juga beli produk agrikultur dari AS antara lain gandum, soya bean, dan soya bean milk," sebut Airlangga.
"Indonesia juga akan meningkatkan pembelian barang modal dari AS," sambungnya.
Di sisi lain, Airlangga mengklaim pihaknya akan memfasilitasi perusahaan AS yang selama ini beroperasi di Indonesia agar berbisnis dengan aman dan nyaman.
Hal itu salah satunya terkait kemudahan perizinan dan insentif yang akan diberikan RI untuk perusahaan AS.***
Artikel Terkait
Update Perang Dagang AS vs China: Australia Tolak Ajakan Negeri Tirai Bambu untuk Lawan Tarif Resiprokal Trump
Menperin Bongkar RI-Saudi Siap Duet Hadapi Perang Dagang Imbas Kebijakan Tarif Impor Donald Trump
Update Perang Dagang AS vs China: Trump Bongkar Ada Upaya Nego usai Xi Jinping Minta Stop Tekan Tarif Tinggi
Soal Nego Tarif Trump, Menteri ESDM Bahlil Bongkar Upaya Tambah Impor Minyak dan LPG dari AS Senilai Rp168 Triliun