Kondisi Paus Fransiskus Kembali Stabil
Setelah mengalami penurunan kondisi, pada Sabtu1 Maret 2025 pagi waktu setempat, Vatikan melaporkan bahwa Paus Fransiskus telah tidur nyenyak dan menghabiskan pagi harinya untuk beristirahat.
"Setelah malam yang tenang, Paus sedang beristirahat," demikian pernyataan singkat dari Kantor Pers Takhta Suci, dikutip pada Sabtu 1 Maret 2025.
Vatikan memastikan bahwa Paus tidak mengalami krisis pernapasan lebih lanjut setelah bronkospasme yang terjadi sehari sebelumnya.
Pada pagi hari, ia dapat menikmati sarapan, menyeruput kopi, dan membaca koran.
Meski demikian, kondisinya tetap kompleks dan belum ada kepastian mengenai prognosisnya ke depan.
Baca Juga: Jadi Korban Sindikat Penggelapan Mobil, Sopir Taksi Online di Surabaya jadi Pengangguran
Riwayat Kesehatan Paus Fransiskus
Dilansir dari The Times of India, Paus Fransiskus memiliki riwayat berbagai masalah kesehatan sejak usia muda.
Pada tahun 1957, ketika masih berada di Argentina dan berusia awal 20-an, ia mengalami infeksi pernapasan serius yang memerlukan operasi pengangkatan sebagian paru-parunya.
Baca Juga: Penjelasan al-A’la, al-Kafirun dan al-Ikhlas Sering Dibaca Saat Shalat Witir
Sejak saat itu, ia menjadi lebih rentan terhadap penyakit pernapasan.
Pada akhir 2020, Paus mengalami skiatika yang menyebabkan nyeri hebat akibat saraf skiatik yang terjepit.
Kondisi ini membuatnya kesulitan berdiri, bahkan beberapa kali harus absen dari kegiatan resmi.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Hadir Di Misa Akbar di GBK Bulan September 2024, Ini yang di Tunggu Tunggu
Pertemuan Bilateral di Malaysia, Prabowo Harap Gencatan Senjata di Palestina Bertahan
Thailand Gratiskan Transportasi Umum Imbas Terjadinya Polusi Udara Ekstrem
Sering Turun Hujan Saat Perayaan Imlek, Ini Filosofi dan Maknanya